RADARSUMEDANG.ID –– Polres Sumedang menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga Rekor MURI dunia melalui gerakan penanaman dan pengolahan Ubi Cilembu, Sabtu 14 Februari 2026.
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat.
“Kita mendapatkan tiga Rekor MURI dan ini merupakan rekor dunia. Ini adalah pencapaian dan kerja sama antara Polres Sumedang bersama masyarakat,” kata Sandityo di Mapolres Sumedang, didampingi perwakilan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) serta tokoh masyarakat Jawa Barat, H. Umuh Muchtar.
Adapun tiga rekor yang diraih meliputi penanaman 18.000 tanaman Ubi Cilembu dalam polibag, pembuatan kolak Ubi Cilembu sebanyak 4.050 cup, serta pembagian 4.000 paket media tanam Ubi Cilembu kepada masyarakat secara gratis.
Sandityo menjelaskan, pihaknya menanam sekitar 18.000 ubi dalam polibag yang kemudian dipanen dan diolah secara besar-besaran bersama kreator kuliner Bobon Santoso.
Ribuan ubi tersebut dimasak menjadi kolak dalam kuali besar dan menghasilkan 4.050 cup yang langsung dibagikan kepada masyarakat.
“Rekor MURI ini bukan sekadar pencapaian simbolis, melainkan bentuk komitmen Polri dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ini adalah gerakan bersama untuk mengangkat potensi lokal Ubi Cilembu sebagai kebanggaan Kabupaten Sumedang, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan,” terang Sandityo.
Menurutnya, Ubi Cilembu merupakan komoditas asli Sumedang yang memiliki keunikan tersendiri. Saat dipanggang, ubi ini dapat mengeluarkan cairan menyerupai madu yang tidak dimiliki varietas ubi lain di dunia.
“Ini menjadi aset besar bagi Sumedang. Kami berharap apa yang kami lakukan hari ini dapat memotivasi masyarakat untuk melestarikan, membudayakan, dan menanam secara masif Ubi Cilembu sebagai kearifan lokal,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat yang tidak memiliki lahan untuk tetap bisa menanam melalui media polibag, seperti yang telah dilakukan jajaran Polres Sumedang.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi generasi muda untuk ikut melestarikan komoditas unggulan daerah tersebut.
Senior Manager MURI, Triyono, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia merinci tiga rekor yang berhasil diraih, yakni penanaman 18.000 tanaman Ubi Cilembu dalam polibag, pembuatan 4.050 cup kolak Ubi Cilembu, serta pembagian 4.000 paket tanam kepada masyarakat.
Puncak kemeriahan kegiatan ditandai dengan prosesi memasak kolak Ubi Cilembu dalam kuali besar yang berlangsung sekitar 2,5 jam. Bersama Bobon Santoso, Kapolres dan jajaran turun langsung mengolah ribuan porsi kolak dalam suasana akrab dan penuh semangat gotong royong.
Sebanyak 4.050 cup kolak kemudian dikemas selama kurang lebih 1,5 jam dengan melibatkan relawan dan personel kepolisian.
Kolak tersebut dibagikan secara simbolis kepada masyarakat bersamaan dengan penyerahan bibit Ubi Cilembu. (jim)





