RADARSUMEDANG.id – Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran THR ASN, TNI, dan Polri tahun 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Sadewa beberapa waktu lalu.
Dalam pernyataannya tersebut, Menteri Keuangan menyebut THR diupayakan cair pada awal Ramadhan 2026 atau 1447 hijriah.
“Sudah pasti nanti. Tapi saya tidak tahu tanggal pastinya. Yang jelas, di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa kita salurkan,” ujar Purbaya.
Jika benar terealisasi, pencairan awal Ramadan akan menjadi yang tercepat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Selama ini, THR ASN umumnya cair di pertengahan Ramadhan atau sekitar 10 hari sebelum Lebaran.
Namun demikian, hingga kini belum ada Peraturan Pemerintah (PP) maupun Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang menjadi dasar hukum resmi pencairan THR 2026.
Setiap tahun, pencairan THR dan gaji ke-13 diawali dengan terbitnya PP, kemudian disusul juknis teknis penyaluran. Tanpa regulasi tersebut, jadwal pencairan belum bisa dipastikan.
Artinya, meski pernyataan Menteri Keuangan memberi sinyal positif, kepastian tanggal pencairan tetap menunggu aturan resmi dari pemerintah.
Para ASN diharapkan bersabar sambil menunggu regulasi diterbitkan.
Jika regulasi segera keluar dan target awal Ramadan benar-benar terealisasi, maka 2026 bisa mencatatkan pencairan THR tercepat dalam beberapa tahun terakhir.
Guru dan ASN kini menantikan langkah cepat pemerintah, agar anggaran yang telah disiapkan benar-benar segera masuk ke rekening penerima menjelang Ramadhan.(net)





