14 Kandidat Ketua Umum PBNU Versi Institut Nahdliyin Nusantara

oleh

RADARSUMEDANG.id, BOGOR – Institut Nahdliyin Nusantara (Insantara) merilis 14 nama yang dinilai berpeluang menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada Juli atau Agustus 2026.

Peneliti Insantara, Wildan Efendy, menyampaikan bahwa penentuan nama-nama tersebut didasarkan pada tiga aspek utama, yakni tingkat popularitas, rekam jejak, serta hasil wawancara mendalam dengan pengurus hingga warga Nahdlatul Ulama (NU).

“Penentuan kandidat dilakukan berdasarkan popularitas, rekam jejak, serta wawancara mendalam dengan pengurus dan warga NU,” ujar Wildan.

Berdasarkan pemetaan tersebut, terdapat 14 nama yang terbagi dalam empat klaster.

Dua di antaranya merupakan petahana dan tokoh nasional, yakni Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dan Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Adapun pembagian klaster kandidat sebagai berikut:

Klaster internal PBNU:

Yahya Cholil Staquf

Mohammad Nuh

Syaifullah Yusuf

Zulfa Mustofa

Klaster PWNU:

Abdul Ghaffar Razin

Abdul Hakim Mahfudz

Juhadi Muhammad

Klaster tokoh NU dan pesantren:

Imam Jazuli

Abdussalam Shohib

Yusuf Chudlori

Marzuqi Mustamar

Klaster tokoh politik dan pemerintahan:

Abdul Muhaimin Iskandar

Nusron Wahid

Nasaruddin Umar

Wildan menambahkan, aspirasi dari pengurus wilayah (PWNU), pengurus cabang (PCNU), serta warga kultural NU dinilai cukup kuat untuk menghadirkan kepemimpinan baru di tubuh PBNU.

“Desakan transisi kepemimpinan PBNU yang sangat kuat dari PWNU, PCNU, dan aspirasi warga NU menjadi salah satu indikator keinginan besar lahirnya nakhoda baru di tubuh PBNU,” ujarnya.

Sebelumnya, rapat pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menyepakati bahwa Muktamar ke-35 NU akan diselenggarakan pada Juli atau Agustus 2026.

Muktamar tersebut akan menjadi forum tertinggi organisasi untuk memilih Ketua Umum PBNU periode berikutnya sekaligus menentukan arah kebijakan organisasi ke depan. (antara/jpnn)

No More Posts Available.

No more pages to load.