BERITA SINGKAT
- DPRD Sumedang dorong kolaborasi dengan DPRD Jabar untuk tangani aspirasi warga.
- Masalah BPJS Kesehatan tidak aktif akan ditelusuri penyebabnya.
- Keluhan infrastruktur jalan di Cimanggung jadi perhatian serius.
- PJU di Desa Tagalmanggung segera dikoordinasikan untuk pemasangan.
- Dorongan pembukaan BLK di Cimanggung untuk tingkatkan keterampilan pemuda.
RADARSUMEDANG.id, CIMANGGUNG – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia, menegaskan pentingnya kolaborasi antara DPRD Provinsi Jawa Barat dengan DPRD Kabupaten Sumedang dalam menindaklanjuti berbagai persoalan masyarakat.
Menurutnya, sinergi lintas tingkatan pemerintahan sangat krusial agar setiap aspirasi warga dapat ditangani secara maksimal sesuai kewenangan masing-masing.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah ketidakaktifan BPJS Kesehatan milik warga. Asep menyebut pihaknya akan menelusuri penyebabnya, apakah akibat kesalahan administrasi atau karena warga tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bantuan iuran (PBI).
“Ini harus dicek. Apakah ketidakaktifan itu akibat kekeliruan dari pemerintah atau memang karena yang bersangkutan tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan BPJS PBI,” kata Asep yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar.
Selain sektor kesehatan, aspirasi masyarakat terkait infrastruktur jalan di wilayah Cimanggung turut mencuat. Warga menilai kondisi jalan masih belum memadai dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Asep menegaskan, persoalan tersebut harus dikawal agar dapat masuk dalam program pembangunan sesuai kewenangannya.
“Kalau itu jalan kabupaten harus dipastikan masuk dalam APBD Kabupaten. Jika itu jalan provinsi, maka fungsi pengawasan DPRD Provinsi harus berjalan efektif,” ujarnya saat menghadiri kegiatan pengawasan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat di Kecamatan Cimanggung.
Keluhan lain yang disampaikan masyarakat, lanjut Asep, berkaitan dengan kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) di Desa Tagalmanggung serta persoalan ketenagakerjaan.
Ia memastikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pemasangan PJU di wilayah tersebut. Selain itu, Asep juga mendorong agar Balai Latihan Kerja (BLK) membuka cabang di Cimanggung guna meningkatkan keterampilan pemuda setempat.
“Insyaallah setelah berkoordinasi dengan dinas terkait PJU akan dipasang. Karena ini kawasan ekonomi, kami meminta agar BLK membuka cabang di Cimanggung agar pemuda bisa ikut pelatihan kerja dan disalurkan ke pabrik-pabrik yang ada. Jangan sampai rumahnya dekat pabrik tapi tidak terserap karena tidak memiliki keahlian,” ucapnya.
Asep berharap, kolaborasi antara DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPRD Kabupaten Sumedang dalam pengawasan penyelenggaraan pemerintahan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting agar berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat bisa ditindaklanjuti bersama dan memberikan manfaat langsung bagi warga,” pungkasnya.
(tha)





