Mulai 2026, TKA Jadi Penentu Tambahan Masuk SMP dan SMA di Sumedang

oleh
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan,
BERITA SINGKAT

  • Tes Kemampuan Akademik (TKA) mulai diterapkan di Sumedang tahun 2026.
  • Pelaksanaan dijadwalkan pada 20–30 April 2026 untuk siswa SD dan SMP.
  • TKA mengukur kemampuan literasi dan numerasi, bukan hafalan.
  • Hasil TKA menjadi indikator penting dalam seleksi PPDB.
  • Pelaksanaan dilakukan secara digital berbasis komputer atau laptop.

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP mulai diterapkan pada tahun 2026.

Asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026 dan menjadi salah satu indikator penting bagi siswa yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, menjelaskan bahwa TKA merupakan asesmen standar nasional yang diperuntukkan bagi siswa kelas akhir, khususnya kelas 6 SD. TKA berfokus pada pengukuran kemampuan literasi dalam Bahasa Indonesia serta numerasi dalam Matematika.

“Tes ini tidak menekankan pada hafalan, melainkan pada pemahaman konsep dan logika berpikir siswa,” ujar Eka saat dikonfirmasi di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Senin (30/3/2026).

Menurutnya, hasil TKA nantinya akan berfungsi sebagai validator nilai rapor dalam proses seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), baik untuk jenjang SMP maupun SMA/SMK. Dengan demikian, TKA menjadi salah satu syarat penting bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

Eka menambahkan, secara konsep TKA memiliki kemiripan dengan sistem Nilai Ebtanas Murni (NEM) pada masa lalu. Namun, nilai yang diperoleh tidak menjadi penentu kelulusan siswa, melainkan sebagai alat ukur kemampuan akademik.

“Berapa pun nilainya tidak menentukan lulus atau tidak, tetapi menjadi gambaran kemampuan siswa untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya,” terangnya.

Ia juga menyebutkan, penerapan TKA di Sumedang untuk jenjang SD dan SMP merupakan yang pertama kali dilakukan tahun ini. Sebelumnya, asesmen serupa hanya diterapkan pada jenjang SMA/SMK.

Sementara itu, asesmen nasional yang dilaksanakan pada tahun sebelumnya untuk kelas 5 SD, 8 SMP, dan 11 SMA tidak berpengaruh langsung terhadap capaian akademik siswa.

Pelaksanaan TKA dilakukan secara digital berbasis komputer atau laptop, dengan model soal pilihan ganda baik tunggal maupun berbentuk grup. Sistem ini dirancang untuk mengukur kemampuan dasar siswa sekaligus memetakan mutu pendidikan secara lebih komprehensif.

“Kami pastikan sarana dan prasarana sudah tersedia di beberapa sekolah, meskipun kami akui masih ada keterbatasan,” sebut Eka.

Dari sisi pelaksanaan, TKA dinilai memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya efisiensi tanpa penggunaan kertas, hasil evaluasi yang dapat langsung diketahui oleh guru, serta tampilan yang lebih ramah bagi siswa karena berbasis simulasi digital.

Meski demikian, pihaknya mengimbau para siswa agar mempersiapkan diri dengan baik, salah satunya melalui latihan atau simulasi berbasis komputer.

“Kami sarankan siswa sering berlatih agar terbiasa dengan perangkat dan format soal sebelum pelaksanaan TKA,” katanya. (jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.