Dua Rumah Terdampak Longsor di Mekarrahayu Direlokasi

oleh
DIRELOKASI : Rumah terdampak longsor di Mekarrahayu, Sumedang Selatan, tampak rusak parah. Dua rumah terdampak longsor bakal direlokasi.

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Pemerintah Kabupaten Sumedang bergerak cepat menangani dampak bencana longsor yang terjadi di Dusun Ciranggon, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Sumedang Selatan. Dua rumah warga yang terdampak dipastikan akan direlokasi demi keselamatan penghuninya.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Sumedang, Marlina, mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian serta asesmen untuk menentukan titik relokasi yang aman.

“Hasil pengecekan menunjukkan ada dua rumah yang harus direlokasi demi keselamatan warga,” ujar Marlina, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, proses relokasi dilakukan melalui koordinasi lintas instansi guna mempercepat pembangunan kembali hunian bagi warga terdampak. Kedua rumah tersebut rencananya akan dibangun di lahan sisa dari proyek relokasi sebelumnya.

“Di lokasi ini sebelumnya sudah dibangun tujuh rumah relokasi, dan masih tersedia lahan yang cukup untuk dua rumah tambahan tanpa perlu pengadaan tanah baru,” jelasnya.

Selain itu, Disperkimtan terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang agar seluruh tahapan relokasi berjalan sesuai ketentuan. Berdasarkan data BPBD, sekitar 70 persen wilayah Desa Mekar Rahayu tergolong rawan bencana, khususnya longsor.

Marlina menambahkan, Bupati Sumedang telah mengingatkan para kepala desa dan camat untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait potensi bencana.

“Warga yang tinggal di wilayah dengan potensi longsor diminta untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman,” katanya.

Pemerintah daerah juga telah menginstruksikan aparat kecamatan dan kepolisian setempat untuk aktif mengingatkan warga, terutama saat musim hujan yang meningkatkan risiko terjadinya longsor.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap masyarakat dapat kembali tinggal di lingkungan yang lebih aman serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

“BPBD dan pihak terkait akan terus melakukan kajian agar kejadian serupa dapat diantisipasi. Kejadian ini dipicu oleh kondisi alam yang tidak terduga,” tuturnya. (gun)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.