- Ajang Talenta 2026 diikuti 6.058 pelajar SD dan SMP se-Kabupaten Sumedang.
- Kompetisi meliputi bidang sains, olahraga, seni, bahasa, dan keagamaan.
- Kegiatan menjadi upaya peningkatan kualitas SDM yang unggul dan berdaya saing.
- Pelaksanaan lomba berlangsung bertahap sepanjang tahun 2026.
- Pemkab Sumedang targetkan lahir generasi berprestasi hingga tingkat nasional.
KOTA – Ribuan pelajar tingkat SD dan SMP dari seluruh wilayah Kabupaten Sumedang mengikuti Ajang Talenta 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang.
Kegiatan yang dimulai sejak Sabtu (2/4) ini menjadi ruang kompetisi bagi para siswa untuk menampilkan kemampuan di berbagai bidang, mulai dari sains, olahraga, seni, bahasa, hingga keagamaan.
Kepala Dinas Pendidikan Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan, mengatakan Ajang Talenta merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Menurutnya, melalui kompetisi seperti OSN, O2SN, FLS3N, FTBI, dan Pentas PAI, peserta didik didorong untuk mengembangkan potensi, meningkatkan keterampilan, serta membangun karakter kompetitif secara sehat.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan, jumlah peserta yang terlibat mencapai 6.058 siswa, terdiri dari 4.392 pelajar SD dan 1.666 pelajar SMP yang berasal dari 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang.
“Para peserta akan bersaing dalam berbagai cabang, seperti matematika, IPA, IPS, serta cabang olahraga di antaranya atletik, bulu tangkis, dan pencak silat. Selain itu, terdapat pula kompetisi seni dan budaya seperti musik tradisional, mendongeng, hingga menulis cerita,” kata Eka, Senin (4/4).
Pelaksanaan Ajang Talenta 2026 dijadwalkan berlangsung secara bertahap sepanjang tahun. Kompetisi OSN akan digelar secara daring pada Juni, O2SN dan FLS3N berlangsung pada Mei di sejumlah sekolah, sementara FTBI dijadwalkan pada September.
Sementara itu, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran bagi para pelajar.
Ia menyebutkan bahwa melalui kegiatan tersebut, siswa dapat mengasah keterampilan, menumbuhkan kreativitas, serta membangun karakter sportif.
Menurutnya, kompetisi yang sehat menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan peningkatan kualitas diri. Melalui persaingan, pelajar dapat mengenali kelebihan dan kekurangan sekaligus termotivasi untuk terus berkembang.
Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap Ajang Talenta 2026 mampu melahirkan generasi unggul yang berprestasi hingga tingkat provinsi dan nasional, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
(gun)







