RADARSUMEDANG.id, JATINANGOR – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan tindak kejahatan terhadap seorang mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) berinisial GC (20) yang terjadi di Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor. Dalam pengusutan kasus tersebut, penyidik turut mendapat bantuan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat.
Polisi menemukan barang bukti berupa senjata tajam jenis pisau yang diduga milik pelaku di lokasi kejadian perkara (TKP).
“Senjata tajam sudah kami amankan di TKP. Untuk senjata tajam tertinggal di TKP,” ujar Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, di Mapolsek Jatinangor, Kamis (14/5) malam.
Selain barang bukti senjata tajam, polisi juga telah mengamankan sedikitnya 12 rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan.
“Rekaman CCTV sudah 12 rekaman CCTV kami amankan dan akan kami pelajari. Untuk sekarang kami masih memburu pelaku,” katanya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Satreskrim Polres Sumedang bersama Ditreskrimum Polda Jabar mengategorikan kasus tersebut sebagai percobaan pencurian dengan kekerasan.
“Untuk pelaku diduga melakukan percobaan pencurian dengan kekerasan. Kami tekankan ini bukan begal payudara dan ini murni percobaan pencurian dengan kekerasan,” tegasnya.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi di sebuah gang kecil di Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, pada Selasa (12/5) malam. Detik-detik kejadian sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.
Dalam rekaman video, korban terlihat berlari di dalam gang sempit sambil dikejar seorang pria yang mengendarai sepeda motor. Saat berusaha menyelamatkan diri, korban terjatuh dan pelaku diduga melindas korban menggunakan sepeda motor sebelum melarikan diri.
Dari hasil penyelidikan awal, kejadian bermula ketika korban berjalan menuju gang kecil untuk pulang setelah membeli makanan di jalan raya. Saat itu, korban didatangi seorang pria bermotor yang menodongkan senjata tajam jenis pisau sambil mengancam korban agar tidak bergerak.
Merasa terancam, korban panik dan berusaha melarikan diri ke dalam gang kecil. Namun, korban tersandung dan terjatuh.
Korban kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Mendengar teriakan tersebut, pelaku diduga panik hingga akhirnya melindas korban menggunakan sepeda motor sebelum kabur dari lokasi kejadian.
Hingga Jumat (15/5), polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan mendalami seluruh alat bukti yang telah dikumpulkan. (gun)





