RADARSUMEDANG.ID – Sebanyak 25 orang peserta mengikuti Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum Tahap 1 di LPKMA berlokasi Jalan Prabu Geusan Ulun 123, Kecamatan Sumedang Selatan. Kegiatan PKW tersebut berlangsung selama 44 hari dan dibuka pada Senin, 18 Mei 2026.
Direktur LPKMA, Hj. Eti Rusmiati, S.E., M.M sekaligus Ketua Penanggungjawab Kegiatan menyampaikan, tujuan bantuan program PKW memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, sikap dan pola pikir berwirausaha bagi anak usia sekolah tidak sekolah melalui kursus dan pelatihan. Selain itu untuk menumbuhkan sikap mental wirausaha dalam mengembangkan kemampuan potensi diri dan lingkungan sebagai bekal untuk berwirausaha.
“Alhamdulillah LPKMA dipercaya kembali untuk mengelola program PKW Platinum bidang kejuruan Pastry dan Bakery. Tidak semua lembaga kursus mendapatkan program ini. Berkat dukungan dan kerjasama dengan mitra UMKM, Perbankan, Platform Digital, IDUKA dan tentunya para dukungan dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja, Diskop UKMPP dan PTSP,” jelas Eti.
Untuk mendapatkan program ini, tentunya melalui seleksi dengan mengajukan proposal melalui aplikasi. “Kurikulum kami susun bersama mitra sesuai kebutuhan industri dan pasar,” sebutnya.
Selain materi pokok pembuatan Pastry dan Bakery pihaknya juga memberikan materi dari Soft Skill, materi pendidikan karakter wirausaha, etika bisnis, K3, motivasi berwirausaha, permodalan, bisnis plan, pemasaran, materi PKP, NIB dan label halal.
Setelah kegiatan pembelajaran selesai, pembagian alat dan bahan rintisan usaha serta pendampingan. “PKW adalah layanan pendidikan melalui kursus dan pelatihan untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan menumbuhkan sikap mental, kemampuan kreatif, inovatif, menciptakan untuk berwirausaha,” jelas Eti.
Dia menambahkan, LPKMA berdiri sejak 1987. Bergerak di bidang kursus dan pelatihan dengan kejujuran komputer, tata boga, akuntansi, bahasa Inggris, public speaking, digital marketing, desain produk, desain grafis, AI trainer dan telah meluluskan 22.707 orang.
“Dimana para alumni ada yang bekerja di dalam dan di luar negeri, berwirausaha dan melanjutkan ke jenjang lebih tinggi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid PAUD dan Dikmas pada Dinas Pendidikan (Disdik) Sumededang, Elis Suprihatin Heliani, S Pd., MM Pd saat membuka PKW menekankan kepada para peserta bahwa kegiatan tersebut harus diikuti hingga tuntas. “Jadi, jangan sampai peserta berhenti di tengah jalan,” ucapnya.
Selanjutnya, kata Elis, ketika setelah selesai kegiatan, diharapkan para peserta menjadi wirausaha yang kredibel dan mandiri. “Jangan tidak punya jiwa wirausaha. Jadi, jangan ketika gagal sekali terus ga mau bangkit lagi,” pungkasnya.
Dia menambahkan, jiwa wirausaha perlu ketekunan, kejujuran, disiplin dan tanggungjawab. Sehingga kegiatan PKW itu tidak bisa diikuti setengah hati, akan tetapi harus sepenuh hati. (tri)





