BERITA SINGKAT
- TNI bersama warga bergotong royong membersihkan puing kebakaran pabrik tahu di Pamulihan.
- Kegiatan dilakukan pascakebakaran yang menghanguskan pabrik tahu milik Deni Mulyawan.
- Material bangunan yang terbakar diangkut bersama agar lokasi kembali aman.
- Pabrik tahu tersebut menjadi salah satu sektor UMKM yang menyerap tenaga kerja warga.
- TNI berharap proses pemulihan pascakebakaran dapat berjalan lebih cepat melalui semangat gotong royong.
RADARSUMEDANG.id, PAMULIHAN – Pasca kebakaran yang menghanguskan pabrik tahu milik Deni Mulyawan di Dusun Cikeuyeup, Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, puing-puing material sisa kebakaran masih memenuhi area lokasi kejadian.
TNI bersama warga setempat pun bergotong royong membersihkan lokasi kebakaran agar area tersebut dapat segera ditata kembali dan aman digunakan.
Kegiatan pembersihan dilakukan anggota Koramil 1004/Tanjungsari bersama masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah.
Danramil 1004/Tanjungsari Kapten Inf Agus Hermawan mengatakan, material bangunan yang hangus terbakar diangkut secara bersama-sama supaya lokasi lebih aman dan siap digunakan kembali.
“Material bangunan yang hangus terbakar diangkut secara bersama-sama supaya lokasi lebih aman dan siap digunakan kembali,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebakaran yang terjadi pada Sabtu pagi (16/5) itu menghanguskan seluruh bangunan pabrik tahu yang selama ini menjadi salah satu sektor UMKM penting di wilayah tersebut.
“Selain menjadi sumber penghidupan keluarga pemilik, usaha tersebut juga menyerap tenaga kerja masyarakat sekitar dan menjadi penggerak ekonomi warga,” katanya.
Menurut Agus, kehadiran TNI dalam kegiatan gotong royong tersebut merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus membantu meringankan beban warga pasca musibah kebakaran.
“Kami berharap semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus terjalin sehingga proses pemulihan pasca kebakaran dapat berjalan lebih cepat,” ucapnya.
(tha)







