BERITA SINGKAT
- Pemcam Tanjungmedar menindaklanjuti laporan warga lumpuh total di Desa Wargaluyu.
- Anis Tiara (19) mengalami lumpuh total sejak lahir dan dirawat oleh neneknya.
- Status BPJS Tiara akan diaktifkan kembali setelah koordinasi dengan Dinsos dan puskesmas.
- Pemerintah menyiapkan bantuan sosial berupa pampers, susu, makanan, dan kursi roda.
- Aparat desa akan berkoordinasi dengan kedua orang tua Tiara terkait penanganan lanjutan.
RADARSUMEDANG.id, TANJUNGMEDAR – Pemerintah Kecamatan Tanjungmedar bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang warga yang mengalami lumpuh total di Desa Wargaluyu, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang.
Laporan tersebut sebelumnya disampaikan warga kepada Bupati Sumedang saat sesi siaran langsung Magrib Mengaji Online (MMO) pada Selasa (19/5/2026).
Camat Tanjungmedar, Bubun Aliminsyah mengatakan, pihaknya langsung melakukan peninjauan ke kediaman warga tersebut bersama unsur Forkopimcam dan Puskesmas Tanjungmedar.
Saat dilakukan pengecekan, diketahui warga bernama Anis Tiara berusia 19 tahun dan mengalami lumpuh total sejak lahir. Saat ini Tiara tinggal bersama neneknya di sebuah warung sederhana di Dusun Cidadap RT 005 RW 005, Desa Wargaluyu.
“Betul warga tersebut mengalami lumpuh total sejak lahir atas nama Anis Tiara di Dusun Cidadap RT 005/RW 005. Tentu ini menjadi perhatian karena Tiara ini dirawat oleh neneknya,” kata Bubun kepada Radar Sumedang saat ditemui di PPS, Kamis (21/5/2026).
Menurut Bubun, kondisi Tiara menjadi perhatian pemerintah kecamatan karena selama ini dirawat oleh sang nenek setelah kedua orang tuanya berpisah dan masing-masing telah menikah kembali.
“Jadi anak tersebut tinggal dengan neneknya, karena kedua orang tuanya sudah pisah dan memang masing-masing sudah menikah sehingga anaknya yang dititipkan kemudian di neneknya di sini,” ungkap Bubun.
Pihak kecamatan bersama puskesmas dan Dinas Sosial juga berupaya membantu agar Tiara kembali mendapatkan akses bantuan sosial dan layanan kesehatan.
Hasil penelusuran sementara menunjukkan Tiara masuk kategori desil 5 DTSEN. Namun, status kepesertaan BPJS miliknya masih mandiri dan saat ini sudah tidak aktif.
“Untuk BPJS bisa diaktifkan kembali bulan depan. Kami sudah koordinasi dengan puskesmas juga Dinsos,” sebut Bubun.
Selain itu, pemerintah kecamatan akan membantu kebutuhan dasar Tiara berupa pampers, makanan sereal, susu, dan bubur. Bantuan kursi roda juga tengah dikoordinasikan dengan Dinas Sosial dan Baznas.
“Yang pasti untuk bantuan lainnya akan ditindaklanjuti secara materi, seperti pampers dan makanan sereal, susu dan bubur. Termasuk untuk kursi roda sedang dikoordinasikan dengan Dinsos dan Baznas. Kami dari pihak kecamatan juga akan membantu sesuai kemampuan kami,” katanya.
Bubun menambahkan, aparat desa juga akan berkoordinasi dengan kedua orang tua Tiara yang saat ini tinggal terpisah, yakni ayahnya di Padasuka dan ibunya di Pangandaran.
“Karena neneknya masih mengharapkan anaknya bisa tinggal dengan keluarganya kembali, baik di keluarga ayahnya ataupun ibunya,” katanya lagi. (jim)







