RADARSUMEDANG.ID – Sosialisasi Bahaya Kebakaran digelar di kantor Desa Naluk, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang pada Selasa, 2 Juni 2026. Acara tersebut menghadirkan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sumedang.
Usai penyampaian materi sosialisasi, dilanjutkan simulasi di halaman luar kantor desa setempat. Simulasi bahaya kebakaran tersebut terutama menyangkut langkah antisipasi atau penanggulangan bilamana terjadi kebocoran tabung gas.
Simulasi langsung diperagakan para petugas Damkar dan diikuti para peserta kegiatan. Para peserta kegiatan terdiri dari unsur ketua RT dan RW, perangkat desa, BPD, Satpol-PP kecamatan dan perwakilan masyarakat sekitar 30 orang.
Dalam peragaan simulasi, sebuah kompor atau tungku tabung gas meledak akibat kebocoran dapat diantisipasi agar tidak mengakibatkan kebakaran. Api yang menyala dari tempat kebocoran tadi harus segera ditutup menggunakan karung atau kain basah sembari mencabut kedudukan regulator.
Saat melakukan langkah antisipasi itu, dilakukan dengan tenang dan cepat serta tidak panik. Selain itu, tidak boleh berlawanan arus angin untuk menghindari kobaran api.
Selama peragaan simulasi, warga sekitar juga banyak yang datang secara inisiatif untuk menyaksikan langsung. Kepala Desa (Kades) Naluk, Engkus Kusnadi berharap agar hasil sosialisasi dan peragaan simulasi antisipasi kebakaran itu bermanfaat bagi warganya.
“Jangan sampai ada kejadian kebakaran akibat gas bocor meledak. Di ruang dapur harus ada fentilasi terbuka untuk sirkulasi udara yang cukup,” jelas Kades.
Dia menambahkan, bilamana terjadi gas bocor di dalam ruangan, jangan langsung menyalakan lampu. Selain itu juga dianjurkan tidak menyalakan rokok atau sejenisnya yang menimbulkan percikan api.
“Kalau bau gas dalam ruangan jangan nyalakan listrik dan jangan ada percikan api untuk menghindari kebakaran. Langkahnya, gas bocor bawa keluar ke tempat terbuka,” ucapnya.
Hasil dari pembelajaran ini, jika terjadi kebocoran tabung gas dapat diantisipasi sendiri. “Karena sudah ada ilmunya, bisa untuk mengatasi resiko kebakaran,” tutupnya. (tri)







