Disinggung soal perkiraan perbaikan jembatan, pihaknya mengakui belum mengalokasikan anggaran. Namun yang pasti kata Bambang, Dinas PUPR masih melakukan hitung-hitungan matematis.
“Kita masih hitung secara RAD, volume dan gambaran di lokasi. Tapi insha Alloh kita akan ajukan anggaran ke Bappppeda, mudah-mudahan bisa dianggarkan di APBD atau anggaran perubahan maupun anggaran 2020,” sebut Bambang.
Ia menambahkan, total perbaikan jembatan yang sifatnya urgen (darurat) diperkirakan bisa menelan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Sedangkan, jika dikalkulasikan 5 jembatan sekaligus bisa mencapai Rp 6,5 miliar.
“Jadi untuk penanganan sementara, masyarakat dihimbau tetap waspada, mengingat hujan deras masih bisa turun kapanpun, terutama sore hingga malam hari. Oleh sebab itu, kita juga masih koordinasi dengan BPBD. Termasuk, kita akan konsul ke Bupati apakah untuk anggaran perbaikan sementara ini, bisa diambil dari APBD atau tidak,” jelasnya. (jim)





