Dorong Kader MA IPNU Isi Slot Kosong Kepemimpinan Nasional

oleh
Didi Suhrowardi

“Dalam Silatnas tersebut, diharapkan akan menghasilkan rekomendasi ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) atas kader-kader muda NU potensial yang siap mengisi slot kepemimpinan nasional 2019-2024,” tandas Didi.

Mantan aktivis IPNU Sumedang ini juga menambahkan saat ini di dalam NU sendiri memiliki banyak kader yang tersebar d iberbagai lini kehidupan bangsa dari mulai politisi nasional, tokoh pendidikan dan pesantren serta birokrat di berbagai lembaga pemerintah.

“Semua kader muda potensial dari MA-IPNU ini semua sangat layak mengisi kekosongan dan siap pakai dalam hal pembangunan bangsa dan kepemimpinan nasional. Mereka ini masih genuine, kompeten dan sebagian bukan kader Parpol,” jelasnya.

Seandainya di kemudian hari, pasangan Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin ingin mencari kader diluar kader parpol, maka MA-IPNU sudah menyiapkan kader siap pakai dan masih muda. “Karena sebagaimana dalam sambutannya, Jokowi menyatakan bahwa negara ini harus dibangun bersama-sama. Tidak hanya kader terbaik dari parpol semata,” imbuhnya lagi.

Seperti diketahui dalam perhelatan Pilpres 2019 menurut hasil survey Master C1 Portal KMA menyatakan bahwa sebanyak 40% dari raihan suara yang diraih pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin disumbang oleh warga NU.

Sedangkan menurut Lingkaran Survei Indonesia Denny JA menyatakan bahwa tren elektabilitas pemilih dari kalangan NU paling istiqomah ketimbang ormas lainnya. Warga NU tetap stabil di kisaran 64,1%. (rik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.