RADARSUMEDANG.ID, JATINANGOR – Sejumlah warga di Dusun Caringin RT 01 RW 13 Desa Sayang Kecamatan Jatinangor dihebohkan dengan ditemukannya sesosok mayat laki-laki dengan kondisi gantung diri dikamar kos-kosan Wisma Kalatea.
Korban diketahui berinisial GG (26) seorang mahasiswa Unpad semester 10.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh Vitra Syauqoni (28) yang merupakan sebagai penghuni kost di wisma Kalatea.
“Saya merasa curiga karena tidak melihat korban dari semalam, kemudian mengetuk pintu kamar korban karena tidak ada jawaban,” ucap Vitra.
Karena penasaran tidak ada jawaban, kata ia, langsung membuka pintu kamar korban yang tidak terkunci, dan mendapati korban sudah tidak bernyawa dengan didapat tanda-tanda gantung diri.
“Saya langsung memberitahukan kepada pengelola wisma. Kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Jatinangor,” ucapnya.
Kasus tersebut sudah ditangani oleh Tim Inavis Polres Sumedang dan sedang dulakukan olah TKP. Dugaan sementara berdasarkan keterangan orang tua korban bahwa korban mengidap penyakit kejiwaan dan sedang menjalani rawat jalan di RSHS.
Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad DandiSupriadi membenarkan adanya mahasiswa Unpad yang meninggal dunia karena gantung diri. Ia mengaku hasil pembicaraan dengan pihak keluarga, kejadian tersebut bukan masalah akademik atau perkuliahan kemungkinan ada masalah masalah pribadi.
“Kami dapat kabar sekitar pukul 11.00 WIB kabar langsung kepada Direktur kemahasiswaan, dan langsung ketempat kosnya,” ucapnya.
Informasi detail tentang riwayat secara fisik tidak dalam keadaan sakit fisik karena korban terakhir masih berkegiatan pula dan sedang berusaha menyelesaikan skripsi, jadi bukan karena sakit fisik.
“Fakultas yang bersangkutan dosen dosen secara prestasi akademik dia bagus banget IPKnya sampai 3,7 tinggi kemudian hubungan dengan pembimbing skripsinya pun baik-baik saja tidak ada masalah,” tutupnya. (tha).





