Tim Pemulasara Jenazah Kecamatan Jatinangor Dibentuk dan Dijejali Pemahaman

oleh

RADARSUMEDANG.ID, JATINANGOR – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jatinangor bersama MUI Kecamatan Jatinangor  menggelar pelatihan pemulasaran jenazah khusus bagi pasien positif Covid 19 di Aula Kecamatan Jatinangor. Selasa (06/07).

Camat Jatinangor Drs. Herry Dewantara mengapresiasi keberadaan tim pemulasaraan jenazah Covid-19 di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM
Darurat di Kabupaten Sumedang.

“Sebanyak 20 orang perwakilan tiap desa dibentuk menjadi tim pemulasaraan jenazah dan mendapatkan pemahaman bagaimana caranya menangani jenazah yang terpapar Covid-19,” ujar Camat Herry Dewantara didampingi Danramil Kapten Infanteri Lesly Darmawan dan Kapolsek Kompol Aan Supriatna saat diwawancarai wartawan.

Camat menambahkan, tim pemulasaraan dari 12 desa dan ditambah petugas dari tingkat Kecamatan dapat bekerjasama dalam penanganan jenazah Covid-19. Terbentuk karena tak sedikit warga yang enggan untuk memandikan hingga memakamkan jenazah meninggal akibat Covid-19.

“Tim pemulasaraan jenazah ini telah dibekali pengetahuan tentang penanganan jenazah Covid-19 dan akan bekerja sama dengan Puskesmas. Kami harapkan proses perlakuan jenazah dipastikan aman dan steril seperti penyemprotan disinfektan, dikafankan kemudian dibungkus dengan plastik 3 kali dan dimasukkan ke dalam peti kemudian disemprot disinfektan lagi,” tambahnya.

Setelah mengikuti pelatihan ini, kata ia, selanjutnya tim pemulasaraan jenazah juga akan memberikan edukasi kepada warga bagaimana cara penanganan jenazah yang steril dan aman sehingga tidak menimbulkan ketakutan.

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Jatinangor, H. Asep Kurnia mengaku bahwa tim pemulasaraan jenazah wajib menjalankan kewaspadaan sesuai standar yang didukung oleh sarana prasarana memadai. Terutama, ditengah masa PPKM Darurat hingga Selasa (20/7/2021) nanti.

“Tim ini akan siap siaga melakukan pemulasaraan untuk mengurus jenazah yang meninggal akibat Covid-19 secara steril dan bekerjasama dengan petugas terkait lain tanpa mengesampingkan SOP-nya,” tutupnya. (tha).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.