RADARSUMEDANG.ID- Pemerintah Kabupaten Sumedang punya tekad mengakhiri pandemi Covid-19 dengan secepatnya terjadi Herd Immunity atau kekebalan Komunal di wilayah Kabuapten Sumedang. Kekebalan tersebuut dapat segera tterjadi apabila jumlah masyarakat yang disuntik vaksin sudah 70 hingga 75 persen dari populasi penduduk di Sumedang.
Namun upaya tersebut terkendala oleh vaksin yang tersedia. Keterbatasan vaksin di Sumedang menurut Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir karena Sumedang selama ini selalu berada di zona Orange sehingga jumlah vaksin yang didistribusikan pemerintah pusat terbatas dan lebih memprioritaskan pendistribusian vaksin nya ke daerah yang wwilayahnya mmengalami zona merah.
Target mempercepat Herd Immunity tersebut tetap menjadi tekad Bupati Dony dengan membuat sejumlah program yakni melakukan vaksinasi massal disejumlah tempat melalui kerjasama dengan sejumlah pihak. Seperti dengan Perguruan tinggi yang ada di wilayah Sumedang, TNI AD, AU dan AL serta POLRI.
“Alhamdulilah melalui kerjasama dengan sejumlah institusi tersebut, Pemkab Sumedang sangat terbantu dalam melakukan vaksinasi terutama dalam pengadaan vaksinnya. Sebab dari sisi petugas vaksinator, Sumedang siap melakukan vaksinasi massal apalagi dibantu vaksinator dari Institusi yang membantu,” ujar Dony.
Seperti diketahui, vaksinasi massal telah dilakkan Pemkab Sumedang dengan sejumlah institusi. Seperti belum lama ini vaksinasi di GOR Tajimalela dengan TNI AL yang memvaksinasi sekitar 2 ribuan orang dala program serbuan vaksin. Lalu sebelumnya bersama KNPI di GIM, TNI AD di Gedung Nusantar, Perguruan Tinggi Unpad di kampus Unpad serta baru baru ini bersama Polri di Kahateks bekrjasam juga dengan KPSI.
Soal kekurangan vaksin ini diakui Dony tengah menunggu distribusi dari pemerintah pusat. Dan bersama Provinsi Jawa Barat tengah meminta untuk dipercepat pendistribusiannya. Sehingga upaya vaksinasi kepada 70 persen warga Sumedang segera tercapai.”Apalagi saat ini kami tengah memprogramkan serbuan vaksinasi di kawasan perguruan tinggi Tanjungsari dan Jatinangor,” pungkasnya.
Soal fokus vaksinasi di kawasan perguruan tinggi Jatinangor dan Tanjungsari ini dibenarkan Sekda Sumedang, Herman Suryatman. Dia bersama jajarannya atas arahan Bupati Dony mempersiapkan sarana prasarana dan sumberdayanya. Termasuk vaksinator dan vaksinnya,” ujar Herman.
Menurut Herman, saat ini warga Sumedang yyang telah divaksinasi pertama sebanyak 167.572 orang atau baru 18,15% dari total sasaran vaksinasi sebanyak 935.198 orang warga Sumedang. Dan baru 7,5% saja yang telah divaksinasi dua kali atau vaksinasi lengkap. “Kita kejar target kita dan semoga secepatnya kita berada di kehidupan new normal,” pungkasnya belum lama ini di halaman parfrkir Dinas Kesehatan Sumedang.(cwp).





