RADARSUMEDANG.ID – BPJS Kesehatan terus memberikan perhatian bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang merasakan dampak dari wabah Covid-19.
Melalui BPJS Kesehatan Berbagi, BPJS Kesehatan Cabang Sumedang membagikan bantuan kepada peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Sumedang, Dwi Erdiana mengatakan kegiatan berbagi ini sebagai bentuk kepedulian BPJS Kesehatan terhadap peserta JKN-KIS yang merasakan dampak dari maewabahnya Covid-19.
Mereka yang menjalani perawatan di rumah sakit baik yang terkonfirmasi Covid-19 maupun yang non Covid-19 ini membutuhkan suntikan moral yang bisa meningkatkan imunitas mereka sehingga bisa mempercepat pemulihan dari penyakit yang ia alami.
“Bingkisan yang kami berikan ini semata-mata untuk memberikan semangat kepada pasien yang sedang terpapar Covid-19 maupun non Covid-19. Semoga bingkisan ini dapat sedikit memberikan semangat dan motivasi kepada mereka dalam berjuang melawan Covid-19 yang tengah dihadapi bangsa Indonesia. Tentunya kita sama-sama berharap agar pandemi Covid-19 dapat segera berakhir,” ungkap DwI baru-baru ini.
Dwi menjelaskan bahwa kegiatan BPJS Kesehatan Berbagi ini dilakukan di beberapa rumah sakit mitra BPJS Kesehatan yang berada di wilayah Sumedang, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang, Rumah Sakit Pakuwon dan Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Subang dan Majalengka.
“Saya kira ini sebuah kegiatan yang positif, di mana di tengah kondisi pandemi saat ini, BPJS Kesehatan masih bisa menyempatkan membuat kegiatan yang bermanfaat terutama bagi peserta mandiri, maupun peserta PBI. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud kepedulian dan ucapan rasa syukur BPJS Kesehatan dalam momen peringatan hari ulang tahunnya yang ke-53 dengan memberikan bingkisan secara langsung ke rumah sakit,” ujarnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan BPJS Kesehatan Berbagi ini, Dwi berharap pelaksanaan Program JKN-KIS akan semakin baik sehingga peserta JKN-KIS sebagai penerima manfaat jaminan kesehatan dapat terlayani dengan baik dan merasa diperhatikan tingkat kesehatannya.
“Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik. Di perjalanannya mungkin pasti ada kekurangan dan sebagainya, namun semoga kedepannya bisa lebih baik dan yang sudah baik mari kita jaga dan tingkatkan,” terangnya.
Sementara itu, Neneng (37), salah satu peserta JKN-KIS yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit mengaku senang atas bentuk perhatian yang diberikan oleh BPJS Kesehatan berupa bingkisan yang diberikan kepadanya.
“Terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang tiada henti-hentinya terus memberikan manfaat kepada peserta JKN-KIS. Pelayanan di rumah sakit dengan menggunakan JKN-KIS juga sangat baik dan dari awal saya mendapatkan pelayanan di sini, tidak ada perbedaan pelayanan dengan pasien umum lainnya, semua dilayani dengan baik dan sepenuh hati,” ungkap Neneng. (rls/isl)





