NIK Tidak Online Jadi Penghambat Capai Target Vaksinasi di Tanjungsari

oleh

TANJUNGSARI – Kodim 0610/Sumedang bekerjasama dengan management Wisata Teras Kahuripan
Desa Kadakjaya Kecamatan Tanjungsari melaksanakan vaksinasi dengan target 1000 vial.

Danramil Tanjungsari Kapten Inf Agus Hermawan mengatakan vaksinasi dosis pertama ini digelar merupakan bentuk kepedulian dari management teras kahuripan terhadap pencapaian herd immunity diwilayah perkampungan Desa Kadakjaya dan Desa Cijambu.

“Dua desa ini lokaisnya sangat jauh dari pusat keramaian dan masyarakat sulit kekota, kodim dan teras kahuripan berupaya mendekatkan vaksinasi agar bisa dirasakan langsung masyarakat, serta mudah dijangkau, berharap masyarakat bisa mencapai 70 persen herd immunity,” ucap Danramil. Kamis (21/10).

Ia menambahkan, akan membantu masyarakat terutama lansia, yang akan datang kesini, karena tidak ada kendaraan akan dijemput oleh kendaraan milik Kodim 0610/Sumedang supaya masyarakat bisa terlayani.

“Target vaksinasi sendiri sesuai data dari desa sekitar 1.500, didampingi banyak orang yang komorbid mungkin hari ini bisa mencapai 1000, mudah-mudahan masyarakat bisa terbantu,” katanya.

Danramil berharap, covid bisa selesai dengan herd immunity dan melalui vaksinasi diharapkan Desa Kadakjaya dan Cijambu bisa mencapai 70 persen.

“Kemungkinan Desa Kadakjaya setelah kegiatan ini saya yakin bisa mencapai 70 persen lebih, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan baik, kegiatan sosial budaya, ekonomi, bisa dilaksanakan kembali, sehingga masyarakat bisa pulih dan bangkit,” tutupnya.

Sementara itu, Kades Kadakjaya Sopendi mengaku, capaian vaksinasi Desa Kadakjaya baru mencapai 50 persen, sementara untuk mencapai herd immunity tinggal 20 persen lagi.

“Mudah-mudahan vaksinasi hari ini bisa mencapai 70 sampai 75 persen dan target herd immunity bisa tercapai,

Supendi menambahkan, pelaksanaan vaksinasi di Desa Kadakjaya terus dilaksankan dan kerap mendapatkan respon positive dari masyarakat, namun kendala yang sering dihadapi dalam vaksinasi ini yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak online, warga tidak lolos screening vaksinasi dan masalah jarak.

“Antisipasi NIK tidak online kita bekerjasama dengan Disdukcapil Sumedang dibantu oleh kodim juga, dan disiapkan pula kendaraan untuk menjemput masyarakat yang akan divaksin, sehingga adanya vaksinasi ini sangat membantu sekali memudahkan warga mendapatkan vaksinasi,” tutupnya. (tha).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.