Radarsumedang.id – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia berpesan kepada kades yang dilantik agar segera melakukan konsolidasi dan menjalin soliditas dengan jajaran Pemerintah Desa.
“Kades jangan dulu mengambil langkah-langkah untuk melakukan pergantian perangkat tanpa alasan yang jelas. Ini biasanya yang menjadi pemicu desa tidak solid. Oleh karena itu, lakukan konsolidasi antara perangkat desa, BPD dengan lembaga lainnya sehingga paham persis apa yang akan dilakukan 6 tahun kedepan,” tuturnya.
Tak sampai disitu, politisi Golkar ini juga meminta kades terpilih agar gerak cepat untuk melakukan pengecekan data terkait dengan warga. Baik itu dari sisi penerima bansos, penerima manfaat kesehatan, BPJS, Jamsostek dan Jamkesda.
“Ini penting sehingga perlindungan seperti itu benar-benar tepat sasaran dan warga yang memerlukan bantuan terkait dengan manfaat perlindungan bisa dibantu oleh desa,” tukasnya.
Terkahir, dirinya mendesak supaya para kades mulai melakukan rencana pembangunan, dan mengawal apa yang sudah direncanakan oleh kepala desa sebelumnya. Sebab menurutnya jika hal itu bisa dilakukan maka kepala desa terpilih akan membawa masyarakatnya lebih sejahtera.
“Berkali-kali saya katakan, tugas kepala desa saat ini adalah bagaimana membawa warganya keluar dari kesenjangan ekonomi pasca Covid, dan keluar dari ancaman Covid-19 sehingga pola hidup sehat betul-betul menjadi salah satu indikator kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara, Ketua APDESI Sumedang, Andre Y. Mochtar menyebutkan, momen pelantikan Kepala Desa tahun ini dinilai paling mengharukan.
“Saya minta agar Kepala Desa baik dalam membangun desanya dan jangan sesekali melenceng dari aturan yang ada,” ujarnya. (jim)





