Radarsumedang.id – Sebanyak 800 peserta mengikuti kegiatan Pitaran Pelatih Pembina Pramuka Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat di Bumi Perkemahan Letjen TNI (Purn) Dr (HC) H Mashudi, Kiara Payung, Sukasari, Sumedang, Jawa Barat.
Acara yang dilaksanakan mulai tanggal 19 – 21 Nopember 2021 tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Komisi Binawasa Kwarda Jabar Kak Dr Hj Sri Nurhayati, M.Si.
Kegiatan yang diikuti oleh para pelatih perwakilan dari 25 Kwartir Cabang di Jawa Barat diharapkan bisa menjadi ajang silaturahmi dan metode pembelajaran bersama atau berbagi ilmu antara pelatih di Jawa Barat.
Hal itu dikatakan Kak Dr Hj Sri Nurhayati M.Si selaku Ketua Komisi Pembinaan Anggota Dewasa saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Pitaran Pelatih Kwarda Jabar tahun 2021.
Lebih lanjut, kata Kak Sri, dengan Pitaran Pelatih ini selain bersilaturahmi juga diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas para pelatih pembina Pramuka di Jawa Barat.
“Kita bisa membuka mata kita, terlepas dunia pendidikan saat ini sangat membutuhkan orang-orang pramuka yang mempunyai karakter untuk mengembangkan dan memajukan para pembina di gugus depan,” sebutnya.
Selain itu, Kak Sri berpesan kepada seluruh peserta Pitaran Pelatih untuk selalu menjaga protokol kesehatan. Meski saat ini berada di level 2, namun jangan sampai lengah atau tidak mentaati protokol kesehatan.
“Meski saya yakin yang hadir kesini sudah pasti sehat, untuk itu bisa ikut kegiatan. Namun tetap saja kita harus bisa menjaga dan saling mengingatkan. Dan sebelum mengingatkan orang lain lebih baik kita sendiri dulu untuk mencegahnya,” ucapnya.
Kemudian, usai upacara pembukaan Pitaran Pelatih, kegiatan dilanjutkan dengan acara pemberian materi dari Ketua Komisi Humas Kak Iip Hidayat dengan materi tentang Kelembagaan di Gerakan Pramuka dan Ketua Komisi Orgakum Kak Engkus dengan materi Penghargaan orang dewasa (TPOD).
Kemudian, Ketua Pusdiklatda Kwarda Jabar Kak Dr H Awaludin Hamzah M.Ag mengakatan selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan Pitaran pelatih diharapkan menjadi ruang untuk berbagi ilmu dan pengetahuan para pelatih untuk meningkatkan kualitas para pembina pramuka di Jawa Barat.
“Jika para pelatih kita bisa membina para pelatihnya dengan baik maka pembina pun diharapkan bisa membina peserta didik lebih baik lagi, dan ini merupakan kegiatan yang sangat dinanti nanti oleh para pelatih setelah sekian lama kita tidak ada kegiatan,” sebutnya. (Isl).







