87,17 Persen Lansia di Paseh Sudah Divaksin

oleh
TRI BUDI SATRIA/RADAR SUMEDANG RAKOR:Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Daerah (Taklim) tingkat Kecamatan Paseh pada Senin (17/1).

Radarsumedang.id, PASEH – Dari 3.738 Lansia di wilayah Kecamatan Paseh, 87,17 persen di antaranya sudah divaksin. Data dari UPTD Puskesmas Paseh itu disampaikan Camat Paseh Beny Satriaji di sela Rakor Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Daerah (Taklim) tingkat Kecamatan Paseh pada Senin (17/1).

Keberhasilan itu menunjukkan bahwa dari seluruh UPTD Puskesmas se-Kabupaten Sumedang, UPTD Puskesmas Paseh berada di urutan kedua setelah UPTD Puskesmas Sukagalih di urutan pertama dengan jumlah persentase 90,28 persen Lansia yang sudah divaksin.

Camat juga melaporkan, di wilayah administrasi yang dipimpinnya tercatat masyarakat umum yang sudah divaksin sudah di atas angka 70 persen. Termasuk pula anak usia 6 hingga 11 tahun juga sudah di atas 70 persen yang sudah divaksin.

“Ini berkat kerjasama lintas sektoral di wilayah Kecamatan Paseh. Kita apresiasi terhadap Puskesmas Paseh, sehingga para Lansia di Kecamatan Paseh yang sudah divaksin berada di urutan kedua dari seluruh UPTD Puskesmas se-Kabupaten Sumedang,” ujar camat. 

Para Lansia itu juga dilaporkan tidak ada keluhan setelah divaksin. “Bahkan ada seorang Lansia, kakek-kakek berusia 93 tahun yang datang sendiri ke Puskesmas Paseh ingin divaksin,” ulasnya.

Beny menambahkan, Rakor tersebut juga membahas Sakip Desa, pemanfaatan transformasi digital dengan surat menyurat melalui e’ office desa dan entry data keluarga melalui Desa Cantik (Desa cinta statistik). “Program ini harus selalu digelorakan dan dimanfaatkan untuk lebih menunjang Sumedang Melesat (Melayani lebih berkualitas dan cepat) tahun 2022,” tutup camat. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.