Kembangkan Geodatabase By Name By Address melalui Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT)

oleh
FMIPA UI melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di dua desa dalam mengembangkan geodatabe menggunakan citra satelit resolusi tinggi

RADARSUMEDANG.ID, KOTA–Kegiatan pengabdian masyarakat (Pengmas) Pengembangan Geodatabase by name by address melalui Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) di Desa Situraja Kecamatan Situraja dan Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang Jawa Barat ini sesuai dengan program pada Rencana Strategis Program Pengabdian Masyarakat UI Tahun 2020-2024 dan merupakan wilayah mitra binaan dari Universitas Indonesia untuk menjadikan salah satu pemerintah daerah yang menerapkan teknologi geospasial database dalam melakukan berbagai kegiatan berbasis spasial (keruangan).

Ketua Departemen Geografi FMIPA UI Dr. Supriatna, M.T. mengatakan solusi yang ditawarkan dalam pengabdian masyarakat kali ini yakni pembangunan  dan updating  geospasial database by name by addres pada Desa Situraja dan Desa Citengah yang diawali dengan mengekstraksi persil bangunan di Desa Situraja dan Desa Citengah dengan cara digitasi on screen pada Citra Spasial Resolusi Tinggi, kemudian didapatkan persil bangunan dan dilakukan tagging pengisian atribut informasi lebih detil tentang warga yang menempati bangunan tersebut Bersama dengan aparat dan warga desa.

“Sehingga terbangun database berbasis spasal (geospasial database) by name by address yang dapat diakses melalui aplikasi berbasis spasial dan di Command Center Pemda Kabupaten Sumedang. Sehingga nantinya masyarakat desa dapat melihat dan selalu memperbaiki data lokasi, nama dan data-data lainnya (sosial dan ekonomi) dari warga Desa Situraja beserta alamat tempat tinggalnya. Data geospasial ini juga akan memberikan gambaran untuk peningkatan pendapatn asli daerah (PAD) dari pajak bumi dan bangunan (PBB),” terang Dr Supriatana dalam keterangan tertulis yang Radar Sumedang terima, kemarin (10/8/2022).

Dr Supriatna menjelaskan alasan menjadikan Desa Situraja dan Desa Citengah sebagai lokasi pengabdian masyarakat pembangunan  dan updating  geospasial database by name by addres karena mencerminkan Desa Situraja tergolong sebagai desa di wilayah urban (perkotaan), sedangkan Desa Citengah tergolong desa rural (pedesaan).

“Hal ini untuk memberikan gambaran perbandingan hasil dari kegiatan ini di wilayah pedesaan dan perkotaan. Oleh karena itu, kami melakukan pengembangan prototype di Desa Cisitu sekaligus untuk memberikan sharing knowledge dalam pembangunan geodatabase by name by address untuk peningkatan pengawasan/monitoring, pelaporan, perencanaan dan pelaporan dengan menggunakan data spasial,” jelasnya.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini, sambung Dr Supriatna merupakan salah satu implementasi dari Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Sumedang dengan Universitas Indonesia yang telah dilaksanakan oleh tim mahasiswa dan dosen (Dr. Supriatna, M.T.) Departemen Geografi FMIPA UI bersama dengan aparat dan warga Desa Situraja Kecamatan Situraja dan Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.

“Yang dalam kegiatannya juga didampingi oleh Ibu Siti Asyaroh, S.T., M.Si. dari Bapppeda Kabupaten Sumedang pada tanggal 8-10 Agustus 2022 di Kantor Desa Situraja Kecamatan Situraja dan Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan,” sebutnya.

Dr Supriatna mengungkapkan sebelum, ke lapangan para mahasiswa membuat peta digital bangunan, jalan dan penggunaan tanah lainnya berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di kedua desa tersebut. Setelah dari lapangan geodatabase by name by address akan dikirim ke Command Center, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik, Pemda Kab Sumedang.

“Peta digital ini  akan dicetak dalam ukuran A0 untuk disampaikan ke dua desa tersebut. Kegiatan ini didukung penuh oleh Bapak Prof. Dr. Asep Karsidi, M.Sc. yang merupakan salah satu tokoh Sumedang, alumni dari Departemen Geografi FMIPA UI,” pungkasnya.(*/gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.