RADARSUMEDANG.ID – Pihak SMAN 1 Sumedang (Smansa) terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada Senin (22/8) kemarin. Pasalnya, secara tiba-tiba puluhan siswa di Smansa terkonfirmasi positif Covid-19.
Alhasil sore harinya, pihak sekolah segera melakukan sterilisasi semua gedung sekolah. Menurut Wakasek Kesiswaan Smansa, Muhammad Gofur Rohim, kabar kurang mengenakkan itu terjadi pada Senin setelah dilakukan serangkaian tes antigen.
Belum diketahui pasti apa yang menjadi penyebab puluhan siswa itu terjangkit Covid-19. Mengingat saat ini Covid-19 nyaris tak terdengar lagi, khususnya di Kabupaten Sumedang.
“Awalnya ada salah satu siswa kami yang sedang dicek kesehatannya dan terkonfirmasi positif Covid-19. Setelah itu petugas kesehatan yang bersangkutan langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan di Sumedang. Kemudian setelah dilakukan tracing ada 18 siswa lainnya yang melakukan kontak langsung,” kata Gofur, Selasa (23/8).
Karenanya lanjut Gofur, pihak Dinas Kesehatan langsung memberikan surat rekomendasi agar pembelajaran sementara dihentikan dan diganti dengan pembelajaran daring seperti masa pandemi Covid-19. Kebijakan itu pun telah dimulai sejak hari Senin sampai hari Jumat mendatang.
“Kami menghargai kebijakan dari Dinas Kesehatan. Bahwa untuk sementara selama satu minggu Smansa belajar daring. Jadi KBM tetap berjalan, guru juga tetap mengajar secara daring. Memang merasa terganggu juga dengan kondisi seperti ini, karena proses KBM juga masih belum maksimal,” katanya. (jim)







