RADARSUMEDANG.ID – Lima orang pelajar digiring polisi karena terlibat tawuran di Jalan Parigilama, Lingkungan Ciateul, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang pada Selasa (25/20) siang. Dari lima pelaku, satu orang kedapatan membawa celurit.
Warga sekitar, Adang menuturkan, keributan pelajar tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Tidak diketahui pasti penyebab tawuran pelajar tersebut. Pelajar yang terlibat tawuran itu masih menggunakan seragam sekolah.
Disinyalir para pelaku merupakan siswa SMK swasta di kawasan Sumedang kota. “Awalnya ada dua anak boncengan motor, kemudian disalip tiga anak boncengan. Mereka kemudian turun dan terlihat ngobrol di depan masjid,” kata Adang, yang sehari-harinya menjadi juru parkir di lokasi kejadian.
Tak berselang lama, sambung Adang, kelima pelajar itu terlibat keributan. Bahkan salah seorang pelajar mengacungkan celurit cukup besar ke leher lawannya. “Yang satu ‘ngadengek’ sambil nodong celurit ke lehernya,” ucapnya.
Warga yang melihat langsung berupaya melerai keributan tersebut. Kelima pelajar langsung diamankan warga. “Awalnya sih lagi pada duduk-duduk, nggak tahu bakal ribut gitu,” ujar Roni, warga lainnya.
Usai mengamankan pelaku, warga melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Polisi yang datang langsung menggiring kelimanya ke Mapolres Sumedang. “Daripada mereka diamuk warga, makannya kami serahkan ke polisi,” tuturnya.
Warga mengaku resah, karena lokasi tersebut kerap menjadi tempat tawuran antar pelajar. Namun hingga kini belum sampai memakan korban. “Disini sering terjadi, warga sudah resah. Harusnya ada ketegasan dari pihak sekolah, dan lebih sering ada patroli polisi,” sarannya.
Hingga berita ini dibuat, kelima pelaku langsung menjalani pemeriksaan di Unit Tipidter Satreskrim Polres Sumedang. Selain lima pelaku, polisi juga mengamankan sebilah celurit. (gun)





