RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang tahun ini menargetkan Rp 50 juta, dari pendapatan Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Kunci. Target ini sesuai dengan yang ditetapkan tahun 2022 lalu.
Kepala Bidang Kehutanan pada DLHK Kabupaten Sumedang, Wawan Hernawan mengatakan, pihaknya saat ini terus melakukan penataan sekitaran Gunung Kunci agar tingkat kunjungan bertambah.
“Tahun lalu kami juga ditargetkan Rp 50 juta dan realisasinya bisa mencapai Rp 53 juta. Tahun ini kami inginkan bisa melebihi juga dari target yang telah ditetapkan,” ujar Wawan, Jumat (24/2).
Adapun penataan yang akan dilakukan tahun ini antara lain lebih memperbanyak areal untuk swafoto pengunjung.
“Kebetulan di bagian dekat permainan anak ada lokasi yang bisa ditanami bunga bungaan dan lokasi itu akan dimanfaatkan untuk swafoto. Kemudian di bagian belakang juga ada bangunan yang akan ditata sehingga akan lebih menarik bagi pengunjung,” katanya.
Disebutkan, untuk melakukan penataan di Tahura Gunung Kunci memang terbatas, untuk bisa menanam bunga untuk swafoto saja misalnya harus mencari areal yang tersinar matahari.
“Seperti diketahui pohon-pohon di Gunung Kunci sudah berumur puluhan tahun dan besar-besar, sehingga sinar matahari yang tembus ke bawah sedikit,” kata Wawan.
Oleh karena itu, Wawan optimis bila kunjungan ke Tahura Gunung Kunci tahun ini akan meningkat, ditambah lagi dengan telah beroperasinya jalan Tol Cisumdawu.
“Bila kunjungan banyak maka secara otomatis pendapatanpun akan meningkat, sehingga Tahura Gunung Kunci bisa lebih banyak menyumbang PAD,” ucapnya. (gun)







