RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-78 Republik Indonesia di Halaman Pusat Pemerintah Sumedang (PPS), Kamis (17/8) kemarin rupanya menjadi momentum terakhir memimpin upacara bagi Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.
Sebagaimana diketahui, dalam hitungan hari jabatannya bersama Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan akan berakhir pada 20 September 2023 mendatang.
Ia mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas dukungan seluruh elemen masyarakat yang telah mengantarkan Kabupaten Sumedang meraih berbagai capaian dan penghargaan yang membanggakan.
Sampai saat ini tercatat sebanyak 124 penghargaan tingkat nasional dan provinsi telah kita raih. Semoga ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sumedang,” ucap Dony.
Ia juga mengungkapkan momentum tersebut menjadi suatu kehormatan, kebahagiaan dan keharuan bagi dirinya sebagai Bupati Sumedang, karena pada tanggal 20 September 2023 ia bersama Wakil Bupati H. Erwan Setiawan kepemimpinannya akan berakhir.
“Melalui kesempatan ini, izinkan saya pamit sekaligus memohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan saya beserta Bapak Wakil Bupati selama kurang lebih 5 tahun menjabat,” ujarnya.
Diakuinya banyak ‘pekerjaan rumah’ yang belum dapat terselesaikan selama kepemimpinannya. “Kami berharap semoga pemerintahan yang akan datang bisa melanjutkan pekerjaan tersebut dengan paripurna,” tuturnya.
Meskipun demikian, Bupati menyebutkan, perjuangannya untuk Sumedang bukan berarti turut berakhir. Karena menurutnya doa dan ikhtiar akan terus melaju hingga Kabupaten Sumedang mampu mengantarkan Indonesia Maju.
“Sejalan dengan tema HUT RI tahun ini yakni ‘Terus Melaju untuk Indonesia Maju’ dan Kabupaten Sumedang melalui Visi Sumedang Simpati terus berupaya menjadikan masyarakat yang sejahtera, agamis, maju, profesional dan kreatif, tak ubahnya cita-cita kemerdekaan para pahlawan terdahulu,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut turut diberikan tanda kehormatan ‘Satyalancana Karya Satya’ Presiden Republik Indonesia kepada Herman Suryatman, Dian Herdiana dan Dani Setiawan.
Selain itu diberikan pula beberapa penghargaan aparatur meninggal saat menjalankan tugas dalam penanganan bencana tanah longsor di Cimanggung Tahun 2021 silam kepada Alm. Mayor Inf. Setyo Pribadi (Danramil Kecamatan Cimanggung), Alm. Suhanda (MP Kecamatan Cimanggung), Alm. Dadang Kusnadi (Sekretaris Kwaran Kecamatan Cimanggung) dan Alm. Yedi (Kasi Darlog BPBD Sunedang). (jim)





