RADARSUMEDANG.ID, KOTA — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumedang mengajak rekan organisasi yang merupakan para pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam event olahraga bulutangkis antar organisasi pelaku usaha.
Pertandingan yang dinamakan ‘Bertanding Bersanding Cup Badminton dan Business Matching’ di GOR Badminton Legok Kaler – Paseh, Minggu (26/8/2023) itu diikuti oleh pimpinan dari organisasi pelaku usaha yang berada di Sumedang.
Diantaranya, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), Forum Kewirausahaan Pelajar (FKP), Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Kafe Restoran (Akar), dan Gabungan Pelaksana Kontruksi Nasional Indonesia (Gapensi).
Isal mengatakan kegiatan ini dalam rangka memeriahkan kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, juga dengan mempererat kesatuan dan persatuan dengan sesama organisasi pengusaha yang ada di Kabupaten Sumedang.
“Dengan semangat kemerdekaan, sekarang bukan eranya kompetisi tapi kolaborasi. Kolaborasi yang dimaksud adalah bagaimana memajukan Kabupaten Sumedang dalam aspek ekonomi,” kata Isal, Minggu (26/8/2023).
Selain itu lanjut Isal, dengan adanya kegiatan ini berbagai pengusaha yang ada di Sumedang dapat bersilaturahmi dan membahas berbagai hal sambil berolahraga bulutangkis.
“Kami juga membahas peluang peluang bisnis yang bisa dikolaborasikan bersama. Dengan silaturahmi, tentunya memperluas rezeki,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua HIPMI Zharfan Rashif sekaligus Ketua Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kabupaten Sumedang menyebutkan, pihaknya merasa bangga karena seluruh ketua yang menyempatkan hadir di sela sela kesibukannya.
Zhafran menambahkan acara ini merupakan ajang silaturahmi antar pengusaha di Kabupaten Sumedang diantaranya ada 8 Organisasi Pengusaha yang mengikuti kegiatan.
“Acara ini sama sekali tidak ada kejuaraan, karena yang juara sarerea (semuanya). Untuk kedepannya insya Allah akan dirutinkan, sebab kebersamaannya sangat terasa. Oleh sebab itu kolaborasi merupakan kunci, dan silaturahmi adalah pondasinya,” pungkas Zhafran.(jim)







