Kendaraan yang Dipasangi Gambar Bernuansa Politik Dilarang Masuk Yonif 301/Prabu Kiansantang

oleh
Kendaraan yang dipasangi gambar bernuansa Pemilu atau politik dilarang masuk ke area Yonif 301/Prabu Kiansantang

RADARSUMEDANG.id, CIMALAKA — Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Sumedang kembali menggelar peragaan manasik haji dan umrah yang diikuti oleh sebanyak 2.606 orang santri diniyah (MDA).

Kegiatan ini berlangsung di lapangan Yonif 301/Prabu Kian Santang Cimalaka, Sumedang, Minggu (17/9/2023). Peragaan manasik haji dan umrah merupakan bagian integral dari kurikulum Madrasah Diniyah Aliyah (MDA) yang diterapkan di Sumedang.

Dalam peragaan manasik kali ini, ketatnya pengawasan terlihat saat peserta memasuki area Yonif 301/Prabu Kian Santang. Kendaraan yang digunakan oleh santri diniyah dari berbagai kecamatan di Sumedang harus bebas dari gambar-gambar yang berhubungan dengan partai politik peserta Pemilu 2024.

Panitia pergaan manasik haji dan umrah FKDT Sumedang meminta kendaraan yang ditempeli gambar bernuansa politik tidak memasuki area Yonif 301/Prabu Kiansatang

Kendaraan yang terdapat stiker atau gambar berbau Pemilu 2024, diminta untuk mencopotnya sebelum diizinkan masuk ke area Yonif. Bagi kendaraan yang enggan mencopot gambar tersebut, mereka akan diputar balik.

Imadudin salah seorang panitia dari seksi keamanan menuturkan pihaknya telah memberitahukan kepada seluruh diniyah yang akan mengikuti peragaan manasik untuk tidak menggunakan kendaraan yang ditempeli gambar-gambar berbau politik.

“Karena menurut ketentuan dari Yonif, tidak diperbolehkan, yang menegaskan sikap netralitas TNI dalam pemilu. Namun, rupanya masih saja ada yang tidak mengindahkannya, sehingga kami terpaksa harus mencopotnya atau meminta kendaraan putar balik,” terang Imadudin. (rik)

No More Posts Available.

No more pages to load.