MES Ajak Generasi Muda Sumedang Jadi Wirausaha Sukses

oleh
Antusias para muda-mudi pada sesi diskusi publik tentang masyarakat ekonomi syariah di Orien Cafe, Conggeang, Minggu (15/10).

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Masyarakat ekonomi syariah (MES) mengajak para anak muda di sekitar Conggeang agar memiliki jiwa entrepreneur sejak dini.  Program dari Menteri BUMN, Erick Thohir ini diharapkan bisa ditularkan di kalangan anak muda khususnya di desa-desa.

Karenanya MES bersama Komunitas Halal untuk Indonesia menggelar diskusi publik bersama para anak muda untuk mengenalkan literasi keuangan bertemakan ‘menatap kemajuan masyarakat ekonomi syariah’ dengan mengajak para pemuda desa berpartisipasi pada diskusi tersebut. 

Menurut salah seorang Womanpreneur, Dini Sudayanti Ningsih mengatakan, pasca dilantiknya Erick Thohir sebagai ketua umum MES. Pihaknya telah melakukan sosialisasi melalui forum diskusi di beberapa titik di Indonesia, dan hari ini dilakukan di Sumedang. 

“Kebetulan saya sebagai pembicara yang juga terus menyosialisasikan masyarakat ekonomi syariah, tentang bank syariah Indonesia dan yang lainya. Dengan maksud masyarakat khususnya para generasi mengetahui apa itu masyarakat syariah yang diprogramkan oleh Pak Erick Thohir,” kata Dini kepada Radar Sumedang di Orien Cafe, Conggeang, Minggu (15/10/2023).

Berkaitan dengan literasi keuangan lanjut Dini, peran Erick Tohir disebut sangat besar. Terutama dalam perkembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia dengan mendirikan bank syariah terbesar di Indonesia, Bank Syariah Indonesia (BSI) yang memiliki aset Rp314 triliun.

“Intinya, kami mengajak agar bagaimana masyarakat di kecamatan Conggeang ini dapat maju serta lebih baik lagi, terutama mereka yang akan dan tengah berwirausaha di wilayah UMKM. Tentu bersamaan dengan masyarakat syariah sendiri” ujarnya.

Ia berharap melalui program yang digulirkan kepada muda-mudi di desa ini bisa disambut baik. Termasuk transfer ilmu yang diberikan oleh para narasumber pada diskusi publik ini.

“Sayang kalau program sudah bagus untuk kemajuan bersama juga, tapi masyarakatnya sendiri tidak begitu memperdulikan atau bahkan tidak tahu sama sekali. Maka saya beserta tim, pembicara yang lainya juga, mencoba untuk menyebarkan informasi serta mengajak untuk bagaimana kita mewujudkan masyarakat ekonomi syariah tersebut,” papar Dini.

Salah seorang pemuda, Diki Ramdan menyebutkan, melalui diskusi ini setidaknya ada ilmu baru yang didapat terkait bagaimana menjadi wirausahawan muda yang harus mempersiapkan segalanya.

“Tadi disampaikan mulai dari niat untuk merintis usaha, mengelola keuangan sesuai dengan syariat Islam, memasarkan secara digital sampai kendala yang mungkin akan dihadapi. Terutama di bidang manajemen keuangan, tadi juga ada digital marketer, ada bisnis woman dan pemateri lainya, yang pasti telah memberi saya dan teman-teman di sini pemahaman tentang masyarakat ekonomi syariah dan berwirausaha,” katanya. (jim)

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.