RADARSUMEDANG.ID, GANEAS – Polres Sumedang memastikan mayat di badan jalan raya Sumedang-Malangbong, Kecamatan Ganeas, yang ditemukan pada Sabtu (18/11) dini hari bukan korban perampokan alias begal. Dari hasil penyelidikan sementara, disimpulkan bahwa mayat tersebut korban kecelakaan lalu-lintas.
“Dari hasil penyelidikan sementara dapat kami simpulkan bahwa orang ini (korban) bukan merupakan korban begal. Kami lanjutkan penyelidikan apakah itu laka tunggal atau tabrak lari, akan kami kembangkan,” kata Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Maulana Yusuf.
Kesimpulan tersebut, kata Kasat, berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) dari para saksi di lokasi kejadian dan orang-orang terdekat korban. Korban diketahui bernama Kevin Adji Saputra (24). Berdasarkan data di KTP, Kevin merupakan warga Lingkungan Cipada Kelurahan Kota Kulon Kecamatan Sumedang Selatan, namun tinggal di kosan di Lingkungan Tegalkalong Kelurahan Talun Kecamatan Sumedang Utara.
“Berdasarkan keterangan kekasihnya, korban ini ijin dari kosannya di Tegalkalong ke Ganeas karena ada keperluan. Itu bukan dikatakan begal karena motor dan barang-barangnya ada di kosannya,” ujarnya.
Mencari petunjuk, petugas Satreskrim Polres Sumedang dan Polsek Ganeas melakukan penyisiran dan mengecek CCTV di sekitar lokasi kejadian. Meski menemukan beberapa potong pecahan motor, namun polisi tidak menemukan kendaraan yang dicurigai.
“Berdasarkan keterangan keterangan pacarnya, korban ini berjalan kaki dari Tegalkalong ke Ganeas. Barang bukti yang kami temukan di TKP berupa serpihan motor,” katanya.
Pantauan di lokasi kejadian, jasad korban tergeletak di badan jalan arah Situraja, berjarak kurang dari 50 meter dari Mapolsek Ganeas. Kondisi korban pun sangat mengenaskan dengan sejumlah luka berat di sekujur tubuhnya.
“Lukanya memang banyak, kalau dilihat ada ditangan, di kaki, di kepala juga ada. Dari hasil visum tidak ada tanda luka akibat kekerasan,” ucapnya.
Rekan yang juga tetangga kosan korban, Akmal mengatakan, korban sempat mengajak dirinya ke Ganeas. Namun Akmal tak mengetahui bahwa ternyata korban berangkat sendirian dengan berjalan kaki.
“Korban ini minta antar ke Ganeas, saya bilang ‘ayo’, tapi saya nggak tahu dia mau ngapain. Terus pas dia keluar terakhir itu saya nggak tahu,” imbuhnya.
Sepengetahuannya, korban sudah berencana akan menikah dalam waktu dekat ini.
“Iya katanya dalam waktu dekat ini mau nikah,” imbuhnya. (gun)







