RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Sosialisasi mengenai kegunaan identitas kependudukan digital (IKD) di Kabupaten Sumedang tetap konsisten dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumedang.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Sumedang Rusyana mengatakan untuk memudahkan penyebaran IKD, Disdukcapil terlebih dahulu menyasar para generasi muda di satuan pendidikan.
“Untuk lebih meningkatkan jumlah pembuat IKD, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumedang telah merambah ke sekolah sekolah dengan sasaran pelajar yang usianya telah 17 tahun. Jadi selain ASN sendiri, sosialisasi kepada pelajar ternyata lebih mudah,” kata Rusyana kepada sejumlah awak media belum lama ini.
Adapun kata Rusyana, pelajar yang bisa membuat IKD adalah mereka yang telah melakukan perekaman KTP.
“Jadi sebelum kami mendatangi sekolah tersebut sebelumnya ada juga petugas dari Bidang Pendaftaran Penduduk yang melakukan perekaman bagi wajib KTP. Setelah itu sekitar 2 minggu kemudian kami datang untuk menindaklanjuti pembuatan IKD,” ujarnya.
Dikatakan Rusyana untuk pembuatan IKD dengan sasaran pelajar akan lebih akurat dan lebih mudah karena datanya sudah jelas dan data mereka juga telah masuk di sistem.
“Sekarang saja untuk pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Sumedang hingga bulan November 2023 ini telah menembus angka diatas 10.000 orang,” terang Rusyana.
Ia menambahkan, bagi masyarakat yang membutuhkan layanan IKD bisa datang langsung ke Mall Pelayanan Publik (MPP).
Nantinya setiap masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan (adminduk) akan ditawari pembuatan IKD dan loket pelayanan juga ditambah yang tadinya hanya 1 loket sekarang menjadi 2 loket.
“Jadi ada beberapa keuntungan ketika masyarakat memiliki IKD, diantaranya jika KTP rusak bisa diganti dengan IKD. Atau bila KTP ketinggalan atau hilang untuk sementara bisa menggunakan IKD. Bahkan untuk pelayanan jasa keuangan, IKD sekarang bisa digunakan,” katanya. (jim)





