RADARSUMEDANG.id, KOTA – Dalam sebuah upaya kolaboratif antara Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumedang, keduanya telah memastikan komitmen untuk menghadirkan terobosan baru.
Terobosan tersebut bertujuan agar produk olahan mangga gincu, yang saat ini merupakan salah satu produk ekonomi kreatif unggulan Kabupaten Sumedang, dapat tersedia di berbagai hotel dan restoran yang tersebar di wilayah Sumedang.
Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumedang, Nandang Suparman, mengungkapkan komitmen ini setelah menerima saran dan masukan dari berbagai pihak selama menghadiri Agrokraf Expo 2023. Acara tersebut merupakan Pameran Olahan Makanan Produk Unggulan Sumedang yang diselenggarakan di lapangan PPS pada Rabu (6/12).
“Dalam sebuah talkshow bersama PHRI dan akademisi, termasuk perwakilan dari Cinema XXI dan Pak Pj Bupati, terungkap harapan untuk mengembangkan produk olahan mangga gedong gincu. Kami berharap produk ini tidak hanya dijual di pasar, bazar, atau market, tetapi juga dapat dinikmati di hotel, restoran, destinasi wisata, dan lokasi-lokasi strategis lainnya,” ujar Nandang.
Nandang juga menambahkan bahwa dari expo tersebut, pihaknya mendapatkan ide untuk menampilkan pertunjukan seni budaya kecil-kecilan di hotel-hotel sebagai bagian dari pengalaman wisata para pengunjung.
“Kami merencanakan agar pertunjukan seni budaya kecil-kecilan dapat dihadirkan di hotel-hotel, memberikan ‘salam hangat’ kepada tamu setiap akhir pekan. Insya Allah, rencana ini akan dimulai pada momentum tahun baru 2024, dengan menyuguhkan Tarawangsa sebagai bagian dari penyambutan tamu-tamu hotel,” tambahnya.(jim)







