Dinas Sosial Sumedang Menarik Tenda Pengungsian Setelah Berakhirnya Status Tanggap Darurat 

oleh
Sejumlah tenda ukuran besar tampak hendak ditarik di sekitar arena Pacuan Kuda, Kelurahan Kota Kaler, Sumedang Utara.

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Dinas Sosial Kabupaten Sumedang menyampaikan telah menarik tenda pengungsian yang tersebar di sejumlah titik. Keputusan itu diambil setelah berakhirnya status tanggap darurat bencana gempa bumi Sumedang.

“Kami masuk di bidang operasi sub bidang perlindungan pengungsian dan dapur umum. Kami berkewajiban untuk membangun shelter bagi penyintas gempa. Termasuk penyelenggaraan dapur umum yang dikonsentrasikan di Dinas Sosial sejak tanggal 1 Januari 2024 kemari sampai 7 Januari 2024,” kata Kepala Bidang Jaminan Sosial pada Dinsos Kabupaten Sumedang, Komar kepada Radar Sumedang, Senin (8/1/2024).

Adapun kata Komar, sejauh ini tenda yang digunakan ada tiga jenis. Pertama tenda serbaguna dengan kapasitas cukup besar, tenda family, dan tenda gulung.

“Untuk tenda family ukurannya 3×4 meter, dan tenda gulung kami hibahkan ke desa kelurahan. Jadi pada saat ada rumah yang rusak berat tenda itu masih bisa digunakan masyarakat untuk kepentingan lainnya. Sedangkan yang ditarik itu tenda serbaguna ukuran 6×12 sudah ditarik karena itu bantuan dari Kemensos,” terang Komar.

Kendati demikian untuk rumah warga yang mengalami rusak berat masih bisa digunakan. “Jadi untuk tenda jenis family di lingkungan yang rusak berat, masih bisa digunakan kembali. Jadi silahkan dimanfaatkan dan dirawat sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi lagi gempa sehingga tidak perlu repot-repot,” ujarnya. (jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.