Dampak Disposal Tol Cisumdawu, Puluhan Jiwa Mengungsi Minta Kepastian Pasti

oleh

RADARSUMEDANG.ID, RANCAKALONG – Sebanyak 96 jiwa dari 29 Kepala Keluarga (KK) di sekitar lokasi genangan air dampak disposal proyek Tol Cisumdawu, blok Cihamerang, Dusun Ciledug RT 03/06, Desa Sukasirnarasa, Kecamatan Rancakalong, saat ini menantikan kepastian nasib mereka.

Puluhan warga telah berminggu-minggu menempati tenda pengungsian karena rumah mereka terancam tergerus longsor akibat jebolnya bendungan Cihamerang. Sayangnya, ini merupakan kejadian keempat kalinya yang lebih parah, menelan korban jiwa.

Camat Rancakalong, Cecep Supriatna, menyatakan bahwa para pengungsi merasa gelisah dan meminta kepastian terkait nasib mereka. Aktivitas sehari-hari mereka terganggu, dan mereka membutuhkan kejelasan segera.

“Bendungan harus segera ditangani karena air saat ini surut. Namun, jika air naik kembali, penanganannya akan sulit dengan ketinggian 5 hingga 10 sentimeter setiap hari,” ujar Camat kepada Radar Sumedang. Selasa (23/01).

Camat mengaku, pihaknya terus memonitor progres penanganan yang dilakukan oleh Satker Tol, melaporkan kondisi di lapangan kepada Pj Sekda atau Asisten.

“Kami sudah membentuk tim dilapangan yang memonitor menginformasikan kondisi disekitar bendungan terdiri dari Satpol PP, Karang Taruna Desa,” katanya.

Menurutnya, sejauh ini pasokan logistik bagi para pengungsi terus disuplai dari BPBD, Dinsos dan Baznas.

Perlu diketahui bahwa genangan tanah disposal tersebut merendam lahan sawah warga seluas 8 hektar yang belum dibebaskan. Pemilik lahan meminta kepastian. (tha)

No More Posts Available.

No more pages to load.