RADARSUMEDANG.id, KOTA – Kabar terbaru, jalan lingkar (jaling) Utara rupanya terus menjadi perhatian Pemda Kabupaten Sumedang. Jalan yang semula diusulkan oleh Bupati Sumedang era Dony Ahmad Munir langsung ke Kementerian PUPR ini menurut Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman, adalah pekerjaan rumah yang cukup memakan waktu dan tahun ini akan dieksekusi setelah sempat tertunda karena beberapa kendala.
“Kemarin saya bersama Bu Sekda, Camat, Kepala Dinas PUPR dan tokoh masyarakat masyarakat Cisitu telah melakukan sosialisasi rencana pembangunan Jalan Lingkar Utara untuk trase Keramat-Pasir Ringkik, di Situmekar, Cisitu. Alhamdulillah pengadaan lahan sudah selesai,” kata Herman kepada sejumlah awak media di Gedung Negara, Jumat (23/2/2024).
Adapun kata Herman, perkembangan terbaru saat ini sudah masuk di tahap eksekusi Jalan Lingkar Utara dari Kramat ke Pasir Ringkik dan tahap ini adalah trase terakhir.
“Jika trase ini selesai maka Jatigede akan terkoneksi dari lingkar timur hingga lingkar utara. Dengan aksesibilitas yang bagus, maka Bendungan Jatigede sebagai kawasan kepariwisataan dan destinasi unggulan Jawa Barat, bukan hanya harapan. Tapi akan menjadi kenyataan,” ujarnya.
Selain itu sektor pariwisata juga akan membawa efek domino bagi pertumbuhan ekonomi di sekitar Bendungan.
“Kalau ini terjadi tentu manfaat besarnya adalah untuk masyarakat, pemerintah memiliki komitmen kuat agar masyarakat meningkat kesejahteraannya. Salah satunya melalui sektor pariwisata Kawasan Jatigede,” tuturnya.
Karenanya, Herman menghimbau kepada kepada seluruh masyarakat Sumedang khususnya di lima kecamatan Jatigede, Jatinunggal, Wado, Darmaraja dan Cisitu untuk bahu-membahu sabilulungan mengawal pembangunan Jalan Lingkar utara.
“Dari Jatigede untuk Sumedang, dari Jatigede untuk Jawa Barat dan dari Jatigede untuk Indonesia. Karena itu kami menghimbau kepada segenap masyarakat untuk ngadukung dan ngadekeng pembangunan jalan Lingkar Utara dari Karamat sampai Pasir Ringkik,” katanya. (jim)







