RADARSUMEDANG.ID, TANJUNGSARI – Harga cabai merah Tanjung di Pasar Tanjungsari telah mengalami penurunan yang signifikan, dari Rp100 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram,
Kepala UPTD Pasar Tanjungsari, Mohamad Nasir mengatakan, penurunan harga terjadi sejak Selasa lalu diakibatkan karena stok barang banyak sementara pembeli berkurang.
“Harga cabai merah tanjung fluktuasi dan merupakan hal yang biasa terjadi, harga kadang naik dan kadang turun,” ujarnya kepada Radar Sumedang, Rabu (20/3).
Nasir memperkirakan, harga cabai merah tanjungs akan kembali naik menjelang lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, seiring dengan kebiasaan pasar yang mengalami lonjakan harga menjelang perayaan tersebut.
“Jelang lebaran nanti, stok cabai dan kentang di pasar tanjungsari masih aman, meskipun stok barang melimpah, jumlah pembeli atau pengunjung pasar mengalami penurunan. Saat hari biasa, pasar ini biasanya ramai dengan 500 pengunjung, namun pada bulan puasa jumlah pengunjung menurun,” katanya.
Menurutnya, penurunan jumlah pengunjung pasar ini disebut-sebut sebagai akibat dari menurunnya daya beli masyarakat, terutama di kalangan ekonomi menengah ke bawah.
“Masyarakat menengah ke atas lebih cenderung untuk berbelanja di supermarket atau berbelanja secara online. Menandakan adanya perubahan perilaku belanja masyarakat, yang mungkin menjadi pertanda dari pergeseran ekonomi lokal,” tandasnya. (tha)





