Aksi Pemalakan Berujung Rusuh dan Pengrusakan Antar Pemuda di Jatinangor

oleh
PERSELISIHAN: Dua kelompok pemuda warga Rancaekek, Kabupaten Bandung dan pemuda warga Jatinangor, Kabupaten Sumedang terlibat perselisihan, Senin (25/3) pukul 23.00 WIB

RADARSUMEDANG.ID, JATINANGOR – Dua kelompok pemuda warga Rancaekek Kabupaten Bandung dan pemuda warga Jatinangor Kabupaten Sumedang terlibat perselisihan, Senin (25/3) pukul 23.00 wib.

Perselisihan dipicu adanya aksi pemalakan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda warga Gang Samyah Kecamatan Rancaekek kepada para pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Dusun Dangdeur Kulon RW 01 Desa Sayang Kecamatan Jatinangor.

“Sekitar pada pukul 17.30 Wib adanya aksi pemalakan kepada PKL disini. Saya mendatangi mereka dan saya lerai agar tidak melakukan pemalakan di wilayah Dusun Dangdeur Kulon RW 01,” ujar saksi mata yang juga pengurus Karang Taruna RW 01, Aef Saefudin.

Aef mengaku, setelah dilerai pemuda gang Samyah tersebut tidak menerima, malah melemparkan batu serta mengancam akan melakukan penyerangan.

Tukang ojek di Pangkalan Dusun Dangdeur Kulon RW 01 Asep Jaenudin mengaku, saat sedang mangkal di pangkalan ojek, melintas 9 orang pemuda membawa senjata tajam berjenis golok sambil melihat ke sekeliling pangkalan.

“Tidak lama kemudian para pemuda itu berbalik arah berjalan ke lokasi pangkalan ojek Dusun Dangdeur Kulon, lalu saya berlari ke belakang pangkalan ojek mencari bantuan kepada warga sekitar,” ujarnya.

Ketika sudah memanggil bantuan, kata ia, para pemuda tersebut sedang melakukan pengrusakan terhadap kendaraan motor jenis Scoopy merah milik warga. 

“Para pemuda itu menggunakan sajam, setelah puas lalu mereka berhamburan pergi ke arah gang Samyah,” katanya. 

Sementara itu, Ketua RT 01 Dusun Dangdeur Kulon, Abdul Rohman mengatakan, setelah mendengar adanya perselisihan dan pengrusakan yang bersangkutan datang ke lokasi pangkalan ojek dangdeur Kulon pada pukul 23.00 Wib. 

“Setibanya di lokasi melihat banyak warga RW 01 berkumpul lalu akan melakukan serangan balik dan tidak lama kemudian melakukan Swiping ke Gang Samyah Desa Bojong Loa Kec. Rancaekek,” ujarnya. 

Pihaknya, kata ia, langsung berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Desa Sayang untuk menyelesaikan memohon bantuan pengamanan kejadian tersebut.

Kapolsek Jatinangor Kompol Thomas Rogers mengatakan bahwa awal mula kejadian perselisihan berawal dari aksi pemalakan pemuda gang Samyah terhadap para pedagang kaki lima di wilayah Desa Sayang Jatinangor. 

“Akibat dari perselisihan tersebut satu kendaraan R2 Jenis Honda Scoopy mengalami kerusakan, dan terdapat satu korban dari pihak Gang Samyah mengalami luka pada bagian kepala saat ini dibawa ke RS AMC Cileunyi,” ujarnya.

Menurut Kapolsek, perselisihan dapat dibubarkan sampai dengan pukul 01.50 Wib. 

“Situasi dalam keadaan aman dan kondusif dengan melibatkan anggota Brimob Polda Jabar, Anggota Polsek Jatinangor, dan Anggota Koramil Jatinangor,” tandasnya. (tha)

No More Posts Available.

No more pages to load.