RADARSUMEDANG.id, KOTA – Sebanyak 4500 guru ngaji (TPA, TPQ dan DTA) se-Kabupaten Sumedang kembali menerima dana insentif sebesar Rp 2 juta. Dana ini diberikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah pada Minggu (7/4/2024) di Aula Kementerian Agama Kabupaten Sumedang.
Secara simbolis penyerahan insentif ini dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Dr Dian Sukmara, MPd dan Pembina FKDT Kabupaten Sumedang Dr H Dony Ahmad Munir, ST, MM yang juga Bupati Sumedang periode 2018-2023.
Ketua FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) Kabupaten Sumedang H Nuroni Octora, S.Kom dalam acara pembukaan simbolis penyerahan insentif guru ngaji menyampaikan sambutannya. Dikatakan H Nuroni bahwa kembali cairnya dana insentif guru ngaji yang sudah kelima kalinya ini merupakan bukti nyata dari realisasi visi Sumedang Simpati di masa pemerintahan Bupati H Dony Ahmad Munir.
“Alhamdulillah kami bersyukur meskipun Bapak Bupati kita sudah tidak lagi menjabat, namun programnya masih kita rasakan untuk yang kelima kalinya. Ini bukti nyata dari kepedulian Beliau yang konsisten dalam memajukan pendidikan Islam di Kabupaten Sumedang,” terang H Nuroni di hadapan ratusan guru ngaji dari tiga kecamatan (Sumedang Utara, Sumedang Selatan dan Ganeas).
H Nuroni mengulas bahwa lahirnya program insentif guru ngaji ini selain memang menempuh proses pengajuan yang panjang dari sebelum kepemimpinan Bupati Dony, namun akhirnya gayung bersambut setelah kepemimpinan Bupati Dony, program ini dimasukan ke dalam visi misi Sumedang Agamis yang merupakan bagian dari Sumedang Simpati.

“Kami bersama Pak Haji Dony memasukan program ini dan kemudian mengajukan anggarannya setelah secara jelas masuk dalam visi misi Beliau. Jika program ini masuk ke dalam visi misinya maka bisa dipastikan akan terus dikawal dan direalisasikan. Dan terbukti sampai akhir kepemimpinannya terus terealisasi,” urainya.
H Nuroni mengajak seluruh guru ngaji di Sumedang untuk terus mendukung serta mendoakan H Dony Ahmad Munir agar kembali bisa memimpin Kabupaten Sumedang di periode kedua (2024 – 2029).
“Mari kita doakan Pak H Dony untuk ditakdirkan Allah kembali memimpin Sumedang di periode kedua. Dan saya juga mohon di doakan juga agar bisa amanah dalam memimpin FKDT Kabupaten Sumedang,” serunya.
Sosok yang pada Pemilu Legislatif 2024 kemarin mencalonkan diri di Dapil Sumedang 1 juga berpesan kepada seluruh guru diniyah agar terus ikhlas dalam mengabdi dalam dakwah.
“Dengan senantiasa kita ikhlas dalam perjuangan, dalam memberikan pendidikan moral untuk anak-anak kita. Ingat insentif ini hanya kecil saja, yang harus kita ingat nikmat dari Allah yang setiap detik, menit, jam, dan hari betapa tidak terhitungnya yang telah Allah berikan kepada kita,” imbuhnya lagi.
Di akhir sambutannya, H Nuroni menyampaikan terimakasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang yang terus membimbing para guru ngaji.
“Kami menghaturkan terima kasih kepada Kepala Disdik Sumedang yang terus membimbing kami dalam berbagai kegiatan madrasah. Mudah-mudahan nanti tidak saja berupaya meningkatkan kesejahteraan guru ngaji, tetapi juga bisa terus berupaya meningkatkan kapasitas para guru ngajinya juga,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu pula, Pembina FKDT Kabupaten Sumedang yang juga Bupati Sumedang periode 2018 – 2023 Dr H Dony Ahmad Munir, ST, MM juga turut menyampaikan sambutannya sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh guru ngaji.(rik)





