Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bersaing Ketat Pasca-Lebaran

oleh
Pengamat Pemilu dan Demokrasi Ade Sunarya

RADARSUMEDANG.id, KOTA — Pasca hari raya IdulFitri 1445 H/2024 M banyak bermunculan beberapa nama bakal calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati Sumedang periode 2024-2029.

Menariknya, sebagian diantaranya ada yang sudah mengambil formulir penjaringan dari partai politik.

Yang mana, partai politik sudah mulai membuka atau memanggil putera-puteri terbaik untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur di 37 Provinsi, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota di 508 Kabupaten/Kota se Indonesia (Pilkada serentak 2024).

Fenomena ini pun disikapi santai oleh Pengamat Pemilu dan Demokrasi, Ade Sunarya. Yang mana menurut Ade Sunarya, fenomena seperti itu merupakan hal biasa bahkan acap kali dianggap sebagai momentum musiman.

“Sepertinya partai politik sudah mulai melakukan persiapan strategi, taktik, dan aksi dalam menghadapi Pilkada serentak 2024 dengan melempar isu ke publik dengan cara menampilkan profil para bakal calon Bupati dan Wakil Bupati dalam rangka selection dan election khususnya menjelang pilkada di Sumedang,” kata Ade Sunarya kepada Radar Sumedang, Minggu (21/4/2024).

Adapun kata Ade Sunarya, kini masyarakat Sumedang dipertontonkan ‘akrobat tebar pesona’ para bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Mengingat pada momentum bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri banyak bertebaran alat peraga sosialisasi yang memenuhi ruang publik.

Hal ini pun semakin menggiring rasa penasaran masyarakat terlebih berkaitan dengan elektabilitas tergantung aspirasi masyarakat Sumedang sosok pemimpin yang bagaimana dan seperti apa yang diharapkan dalam memimpin Kabupaten Sumedang periode 2024-2029.

“Akan tetapi justru saya melihat hingga saat ini, kiranya belum ada lembaga atau konsultan politik yang melakukan survei ilmiah elektabilitas para bakal calon kepala daerah,” ujarnya.

Disinggung mengenai sejumlah nama-nama baru non partai yang saat ini banyak bermunculan. Eks komisioner Bawaslu Sumedang, nampaknya para bakal calon yang bertabur bintang ini akan mempunyai kendaraan masing-masing sehingga akan berbeda dengan pilkada sebelumnya.

“Kemudian terkait isu pencalonan kepala daerah dari jalur perseorangan khususnya dalam Pilkada serentak di Kabupaten Sumedang. Hingga saat ini belum ada informasi, apakah akan ada atau tidak ada calon perseorangan seperti halnya dalam pelaksanaan pilkada serentak Kabupaten Sumedang tahun 2018 lalu,” pungkas Ade Sunarya. (jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.