Momentum HJS ke-446 Sumedang Baznas Gelar Sunatan Massal untuk Ratusan Anak 

oleh
Suasana sunatan massal di Gedung Negara, Selasa (23/4). Sunatan massal diikuti 110 peserta, digelar dalam rangka Hari Jadi ke-446 Sumedang.
RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Pemkab Sumedang bekerjasama dengan BAZNas Kabupaten Sumedang menggelar khitanan di Gedung Negara, Selasa (23/4). Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Jadi ke-446 Sumedang.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sumedang Ayi Subhan Hafas mengatakan, penyelenggaraan khitanan masal ini sebagai bentuk nyata kolaborasi BAZNas dengan Pemda Sumedang. Tahun ini kata Ayi, ada 110 peserta yang berasal dari semua kecamatan di Sumedang.
“Ini bentuk kerjasama nyata kami sebagai lembaga pemerintah non struktural yang diberikan amanah oleh pemerintah daerah untuk mengelola dana zakat ASN sehingga hari ini kami keluarkan sebagai sebuah nikmat berzakat memberikan ketentraman kepada para Muzaki khususnya ASN yang hari ini berpartisipasi dalam Hari Jadi Sumedang,”ungkapnya
Sementara itu Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli menyerahkan uang ceceup bagi 110 anak peserta sunatan massal.
“Atas nama penyelenggara saya menyampaikan terimakasih kepada pihak-pihak yang mendukung khitanan massal ini, baik pemerintah daerah, BAZNas, IDI (Ikatan Dokter Indonesia), mohon maaf apabila kegiatannya masih banyak kekurangan,” kata Yudia.
Disampaikan Pj Bupati Yudia, antusias warga sangat tinggi mendaftarkan anaknya ikut sunatan massal. Itu terlihat dari banyaknya yang mendaftar, dari target 100 peserta, ada 110 yang mendaftar.
“Untuk para peserta semoga capat sembuh dan tumbuh jadi anak yg soleh menjadi pemimpin yang menjaga Sumedang,” imbuhnya.
Salah seorang warga asal Desa Sukaratu Kecamatan Darmaraja, Rimas Safitri (40) mengaku sangat terbantu dengan adanya sunatan massal ini. Sebab anak bungsunya, Vieri Wibiksan (6) bisa disunat tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.
“Bagi orang-orang yang sederhana khitanan itu mahal banyak yang tidak mampu. Biayanya juga pasti nggak sedikit. Jadi saya senang bisa sunat anak saya sekarang,” ujar Rimas.
Menurut Rimas, khitanan bagi anaknya tersebut merupakan penantian lama yang diinginkan. Bahkan, semenjak ada pemberitahuan perihal adanya agenda sunatan massal ini ia langsung bergegas mendaftar agar bisa masuk dalam kuota yang ditentukan.
“Iya penantian lama kalau buat keluarga saya. Alhamdulilah bisa difasilitasi, apalagi dapet bingkisan sama hadiah lainnya dari Pemda dan BAZNas Semenjak dibuka ada pendaftaran sunatan massal saya langsung ikutan buru-buru takut nggak dapet kuota soalnya,” imbuhnya. (gun)

No More Posts Available.

No more pages to load.