Pria 46 Tahun Meninggal Diduga Jadi Korban Penyekapan dan Penganiayaan Di Sumedang

oleh
Ilustrasi Generate AI/Radar Sumedang. Garis polisi terpasang di sebuah bangunan di kawasan Bundaran Alam Sari, Minggu (9/8).

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Seorang pria berusia 46 tahun, Handi, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh sejumlah orang di kawasan Bundaran Alam Sari, Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (7/8) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban yang merupakan warga Bandung itu sempat dievakuasi polisi bersama warga menggunakan mobil patroli polsek ke RSUD Umar Wirahadikusumah, karena mengalami luka-luka.

Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kabar tersebut kemudian disampaikan kepada keluarga korban. Kosasih, keluarga korban, mengaku pertama kali mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas yang kemudian diteruskan warga.

“Iya itu adik ipar saya. Saya dapat informasi itu dari Bhabinkamtibmas dilanjut ke warga, langsung ke rumah untuk memberitahukan saya. Nah, dari situ saya langsung ke IGD dan melihat ipar saya sudah terkapar di IGD, sudah nggak sadarkan diri,” kata Kosasih, Minggu (9/8).

Saat melihat kondisi korban di ruang IGD, Kosasih mengaku mendapati sejumlah luka pada tubuh korban. Bagian wajah korban terlihat mengalami pembengkakan, sementara bagian mulut dan kedua kakinya juga mengalami luka.

“Lukanya itu mukanya bengkak semua. Terus yang gigi-gigi atas bawahnya berdarah. Dari kaki keluar darah juga, kanan kirinya,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, korban diduga mengalami penyekapan sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi luka-luka. Tangan dan kaki korban disebut-sebut dalam kondisi terikat dan korban diduga dianiaya oleh sejumlah orang.

Keluarga menyebut, sebelum kejadian korban tengah menjalani pengobatan tradisional di wilayah Sumedang. Hingga kemudian keluarga mendapat informasi bahwa korban telah berada di rumah sakit pada Sabtu dini hari.

Setelah korban meninggal dunia, jenazah kemudian menjalani autopsi di Rumah Sakit Sartika Asih Bandung. Korban selanjutnya dimakamkan di TPU Cipadung, Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara.

Pasca kejadian, polisi memasang garis polisi di lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya penyekapan dan penganiayaan. Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Sumedang.

Keluarga berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kematian korban.

“Saya berharap pada pihak yang berwajib bertindaklah sesegera mungkin. Biar pelaku-pelakunya diamankan dulu dan diproses sesuai hukum yang berlaku, setimpal dengan perbuatannya,” tegas Kosasih.

Hingga kini, polisi belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi maupun identitas terduga pelaku. Penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian korban serta memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut. (gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.