RADARSUMEDANG.ID, BANDUNG – Liburan 1 Mei menjadi momen yang ditunggu-tunggu banyak warga untuk menikmati waktu bersama keluarga dan menjelajahi destinasi wisata.
Salah satu destinasi favorit yang menjadi pilihan banyak orang adalah wilayah Ciwidey, yang terkenal dengan pesona alamnya yang menakjubkan.
Pemanfaatan Tol Soroja semakin memudahkan akses menuju Ciwidey tanpa harus merasakan kepadatan lalu lintas di jalur konvensional, terutama di wilayah Kopo.
Namun, meskipun ada kemudahan tersebut, sejumlah wisatawan, khususnya yang berasal dari Jakarta, menemui kendala dengan belum adanya rest area yang representatif di Tol Soroja.

Budi, salah seorang wisatawan asal Jakarta, menyampaikan kekecewaannya terhadap kurangnya fasilitas rest area yang memadai di Tol Soroja.
“Kami bersama keluarga ingin menikmati liburan di Ciwidey, tetapi sangat disayangkan bahwa tidak ada tempat istirahat yang nyaman di tol ini. Ada juga rest area di KM 88 Cipularang cukup kejauhan. Ketika anak saya ingin menggunakan toilet, kami harus keluar tol terlebih dahulu,” ungkapnya.
Meskipun demikian, semangat untuk menikmati keindahan alam Ciwidey tetap tinggi di kalangan wisatawan.
“Harapannya pemerintah dapat segera memperhatikan kebutuhan akan fasilitas rest area yang memadai untuk meningkatkan kenyamanan para pengguna tol,” tandasnya.
Direktur PT CMLJ, Bagus Medi Suarso mengakui bahwa meskipun belum ada rest area yang nyaman di Tol Soroja, namun rencana pengembangan untuk lokasi rest area sudah ada, tepatnya di KM 5 menuju GTO Soreang.
Bagus Medi menjelaskan bahwa di lokasi tersebut masih tersedia lahan yang dapat dimanfaatkan untuk membangun rest area, dan tinggal proses pembebasan lahan.
Menurut Suarso, kehadiran rest area di Tol Soroja bisa memberikan manfaat signifikan bagi para wisatawan yang mengunjungi kawasan Pacira (Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali).
“Wisatawan akan dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan, dan juga memiliki kesempatan untuk membeli oleh-oleh khas Bandung dan Jawa Barat sebelum meninggalkan pergi pulang,” tambahnya saat dikonfirmasi Radar Sumedang grup Radar Bandung.
Tol Soroja tidak hanya mempercepat akses menuju objek wisata, tetapi juga memecah stigma bahwa wisatawan harus merasakan kemacetan di Kopo sebelum mencapai destinasi mereka.
“Dengan adanya rest area nantinya, diharapkan kenyamanan para wisatawan dapat lebih terjamin dan PAD (Pendapatan Asli Daerah) juga dapat meningkat,” katanya.
Perlu diketahui, Jalan Tol Soreang–Pasirkoja atau Jalan Tol Soroja adalah jalan tol yang membentang sepanjang 10,55 kilometer yang menghubungkan antara Kota Bandung dengan Soreang, ibu kota Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (tha)







