Delapan Pelajar SMK di Sumedang Ditangkap karena Tawuran Bawa Sajam di Cipadung

oleh
Sejumlah pelajar SMK diamankan dan dibina di Mapolres Sumedang, Selasa (14/5). Para pelajar dari tiga sekolah tersebut sebelumnya melakukan aksi tawuran di Cipadung, pada Senin (13/5).

RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Sebanyak delapan orang pelajar dari tiga sekolah menengah kejuruan (SMK) diamankan oleh Tim Kujang Polres Sumedang, lantaran melakukan aksi tawuran di Lingkungan Cipadung Kelurahan Kotakaler Kecamatan Sumedang Utara, Senin (13/5). 

Saat tawuran, para pelajar tersebut membawa senjata tajam berupa celurit serta golok sisir (gosir) berukuran besar.

Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Maulana Yusuf mengatakan, pihaknya berhasil menangkap para pelaku tawuran berkat video yang beredar di media sosial.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat, selain itu juga video tawuran tersebut juga viral di masyarakat,” kata Maulana, Selasa (14/5).

Dikatakan, tawuran melibatkan pelajar tiga SMK, yakni SMK Pemuda 1, Pemuda 2, dan YPSA. Aksi tawuran terjadi diduga dipicu oleh hasutan dari alumni sekolah. 

“Penyebab tawuran adalah antara alumni dengan alumni saling mengompori antar sekolah. Kami amankan delapan pelajar beserta barang bukti senjata tajam di rumahnya,” ucapnya.

Setelah diamankan, para pelaku kemudian dilakukan pembinaan oleh pihak kepolisian. Tak hanya itu, polisi juga memanggil guru serta orang tua para siswa. Mereka sepakat bahwa para pelajar tersebut jika melakukan aksi tawuran lagi maka akan diproses hukum.

“Untuk sementara kami lakukan pembinaan, nanti apabila kedapatan terulang kembali akan kami tindak lebih lanjut,” imbuhnya.

Usai dibina di Polres Sumedang selama sehari semalam, para pelajar dikembalikan ke orangtua serta gurunya. Saat diserahkan tersebut sejumlah pelajar pun menangis dipelukkan orangtuanya. (gun)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.