H Umuh Muhtar Berikan Dukungan Moril bagi Korban Kebakaran Cileutik 

oleh
MENYAMBANGI: H Umuh menyambangi lokasi pasca kebakaran di Dusun Cileutik, Desa Gunungmanik, Kecamatan Tanjungsari pada Senin (27/05) malam

RADARSUMEDANG.ID, TANJUNGSARI – Pasca kebakaran di Dusun Cileutik, Desa Gunungmanik, Kecamatan Tanjungsari pada Senin (27/5) malam, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat. 

Kebakaran tersebut tidak hanya merenggut harta benda, namun juga nyawa dua orang warga setempat. Dalam situasi sedemikian tragis, tokoh masyarakat Jawa Barat, H. Umuh Muchtar, turut merasakan kepedihan yang mendalam.

Umuh, yang dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap keadaan masyarakat, tidak tinggal diam di balik berita duka ini. Ia dengan tulus turut serta merespons kejadian tersebut dengan mengunjungi langsung lokasi tragedi. 

“Sungguh menyayat hati melihat kejadian ini. Kehilangan nyawa yang tak ternilai harganya merupakan duka yang amat dalam bagi kita semua,” ujar H. Umuh dengan suara penuh empati, Rabu (29/5) lalu. 

Dengan langkah tegar namun hati yang terenyuh, H. Umuh berbaur dengan warga setempat, memberikan dukungan moril, serta turut membantu proses penanganan pasca-kebakaran.

“Saya akan terus berusaha memberikan bantuan seoptimal mungkin kepada korban dan keluarganya. Insya Allah apa yang dibutuhkan saya siap bantu. Semoga mereka diberikan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini,” katanya. 

Umuh mengapresiasi sikap gotong-royong atau kebersamaan yang dimiliki warga Dusun Cileutik, mereka bersama-sama membantu korban membersihkan puing-puing bekas insiden itu. 

“Ini menunjukkan sikap kekeluargaan yang solid, menguatkan semangat gotong royong dalam menghadapi musibah bagi masyarakat sini, serta menunjukkan pentingnya solidaritas dan kepedulian dalam situasi sulit seperti ini,” tandasnya. 

Salah seorang warga, Ade Suhaya mengatakan, pada saat kejadian dirinya sedang berada di dalam rumah bersama keluarganya.

“Ketika sedang berada dirumah, tiba-tiba saja listrik padam dan terdengar suara minta tolong dari arah rumah mertua saya,” ujarnya. 

Ade Suhaya segera keluar rumah dan melihat kepulan asap dari rumah Madioh. Ade berusaha masuk ke dalam rumah, namun pintu terkunci dari dalam. 

“Saya berusaha menjebol pintu, namun api sudah membesar sehingga mertua saya tidak dapat diselamatkan,” tambahnya.(tha)

No More Posts Available.

No more pages to load.