RADARSUMEDANG.id, TANJUNGSARI – Duta Besar (Dubes) RI untuk Republik Kolombia, Tatang Budie Utama Razak melakukan kunjungan ke Sumedang dan menyambangi kediaman Umuh Muchtar di Dusun Ciruluk, Desa Margajaya, Kecamatan Tanjungsari. Kedatangan Tatang yang juga merangkap sebagai Duta Besar untuk Antigua dan Barbuda, Barbados serta Federasi Saint Kitts dan Nevis disambut Bos Persib serta Erwan Setiawan.
“Awalnya saya bertemu dengan Kang Erwan di Masjid Besar Tanjungsari, seusai melaksanakan salat Iduladha pada Senin pagi, selanjutnya saya datang kesini,” ujarnya kepada Radar Sumedang, Senin (17/6) lalu. Tatang menambahkan, setelah melaksanakan salat Iduladha, kemudian melanjutkan kunjungannya ke rumah ayah Erwan Setiawan.
“Berbagai hal dibahas dalam pertemuan ini, suatu kehormatan bagi saya bisa diterima secara hangat oleh keduanya. Ini satu kebanggaan buat kita,” ujar Tatang yang telah menjabat sebagai Duta Besar sejak pelantikannya pada 25 Oktober 2021 lalu.
Ia menceritakan, meskipun lahir di Palembang, ia besar di Tanjungsari bersekolah di SMPN Tanjungsari dan berkuliah di Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Padjadjaran (Unpad) pada tahun 1986. “Saya mencatat, Tanjungsari sudah banyak perubahan,” katanya.
Tatang merasa senang bisa berjumpa dengan keluarga Erwan Setiawan dan Umuh Muchtar. Ia mengungkapkan rencananya untuk kembali dan menetap di Tanjungsari setelah masa tugasnya berakhir.
“Mungkin Oktober ke sini lagi. Saya bersyukur karena akan menjadi orang Tanjungsari. Jika selesai tugas, semoga saya bisa menikmati di sini, bisa belajar banyak dari tokoh-tokoh di sini,” tambahnya.
Erwan Setiawan, yang dikenal sebagai bakal calon Bupati Sumedang untuk Pilkada 2024, mendapat pujian dari Tatang atas keaktifannya dalam organisasi sejak muda serta pengalamannya di legislatif dan eksekutif.
“Menjadi pemimpin itu harus konsisten, jangan sampai sudah terpilih lupakan janji. Itulah pemimpin. Saya 40 tahun di birokrasi, kuncinya satu, amanah. Kalau kerja dengan hati, itu urusannya dengan Allah. Kerja itu banyak aturan, ranjau, jebakan, godaan, tapi jangan sakit hati kalau ada yang mengecewakan. Yang penting jadi pemimpin tawadu,” tandasnya. (tha)







