Dony Bersyukur Jalan Lingkar Utara Jatigede Dibangun, Buka Akses Wisata Baru

oleh
Progres pembangunan jalan Lingkar Utara Jatigede di Blok Pasiringkig-Gunungjulang-Kramat di Kecamatan Cisitu, Selasa (2/7/2024).

RADARSUMEDANG.ID, JATIGEDE — Akses jalan menuju kawasan wisata Bendungan Jatigede yaitu, Jalan Lingkar Utara Jatigede dari Pasiringkig sampai Kramat (Cigintung) di sekitar Kecamatan Cisitu ditargetkan rampung pada Desember 2024.

Ruas jalan yang saat ini sedang dalam tahapan cut and field ini disebut-sebut akan menjadi akses utama selain Warung Ketan (Situraja) yang lebih baik dan lebih leluasa.

Bupati Sumedang periode 2018-2023 Dr. H Dony Ahmad Munir yang menyempatkan diri meninjau ke lokasi pekerjaan jalan menyampaikan rasa syukur karena atas perjuangannya saat menjabat pada akhirnya usulan pembangunan jalan tersebut dapat terealisasi saat ini.

“Alhamdulillah ini dream come true (mimpi jadi kenyataan) sejak tahun 2021 saya menjabat. Kemudian 2022 terus upayakan, 2023 pembebasan lahannya, dan tahun 2024 sudah mulai dibangun. Dengan adanya jalan ini maka akan mempermudah aksesibilitas ke Jatigede dan jalannya juga lebar sehingga bus bisa masuk dengan leluasa,” kata Dony kepada Radar Sumedang, Selasa (2/7/2024).

Dirinya meyakini apabila aksesibilitas baik, maka tempat wisata akan hidup dan banyak mendatangkan orang sehingga akan menggerakkan ekonomi.

Selain itu, UMKM akan tumbuh, orang-orang dapat berbelanja, tempat wisata akan banyak dan akan menciptakan lapangan pekerjaan.

Bahkan warga Jatigede yang dulu kehilangan mata pencaharian bisa diserap tenaga kerjanya di wisata Jatigede.

“Wisata itu butuh akses jalan yang bagus, dulu ketika Bupati, kami rintis jalan lingkar Utara ini 2 tahap sudah selesai dari eretan sampai Pajagan sudah bagus. Dari pajagan ke Kramat juga sudah bagus, dan sekarang tinggal ke Kramat-Gunung Julang-Pasiringkig,” ujarnya.

“Jadi ini mah hanya sekedar kameumeut meskipun sudah tidak jadi Bupati, saya ingin melihat perkembangannya. Saya meyakini nanti dampaknya akan sangat luas bagi kemajuan ekonomi Sumedang terkhusus warga Cisitu, Darmaraja dan Jatigede,” ujarnya lagi.

Disamping itu pula sambung Dony, pihak BBWS juga sedang melakukan pekerjaan jalan dari Tomo Tolengas sampai ke Cijeungjing (Jatigede)

“Jadi nanti akses Jatigede dari arah kota bisa ke Pasiringkig-Gunungjulang-Kramat. Kemudian dari daerah timur Cirebon-Majalengka-Kuningan bisa melalui Tolengas-Cijeungjing. Sedangkan dari arah Garut-Tasik melalui Wado bisa ke jalan Lingkar Timur Jatigede,” ucapnya.

Dengan demikian, dirinya berharap kepada pihak yang mengerjakan jalan lingkar agar bekerja dengan baik sehingga pekerjaan berjalan lancar tanpa ekses.

“Jaga, ini perjuangan panjang dan susah, sudah mah susah tapi dikemudian hari ada masalah, kan yang rugi kita semua. Kita lihat PAD Sumedang saja enggak akan bisa membangun jalan sebesar ini, membelah perbukitan dan gunung-gunung sampai ada batu. Maka sekarang kita jadi bagian solusi, karena membangun jalan butuh perencanaan, butuh biaya besar dan alhamdulilah secara bertahap akan selesai pengerjaannya,” katanya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada kementerian PUPR yang ketika kami menjabat terus berkoordinasi dan berkonsultasi ingin membangun jalan ini. Setidaknya inilah kompensasi untuk masyarakat Jatigede,” tambahnya.

Ditempat yang sama, pihak PT MPP, H Oom Supriatna menerangkan, saat ini pengerjaan jalan lingkar sedang proses tembus dari Kramat sampai Pasiringkig.

“Saat ini baru land clearing, kemudian bikin trase jalan juga dan cut and field lahan. Insya Allah dua bulan lagi bisa tembus dan trase jalan, nanti akan terlihat yang targetnya Desember tahun ini,” terang H Oom.

Oom menambahkan perkiraan panjang jalan yang menembus perbukitan ini sekitar 4,2 kilometer, dengan total lebar sekitar 12 meter pinggir kanan kiri 3 meter untuk saluran air. Bahkan dirinya menghibahkan sebagian tanah untuk kelancaran pembangunan jalan

“Tanah disini cukup luas sekitar 100 hektar punya saya wajar kalau menghibahkan untuk Pemda. Karena jalan ke Jatigede paling aman ya kesini, karena kalau ke warung ketan kanan kiri pemukiman padat penduduk. Mudah-mudahan jalan ini dapat selesai tepat waktu dan biar cepat-cepat dinikmati untuk kepentingan pariwisata,” jelas H Oom. (jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.