Disnakertrans Sumedang Fasilitasi Angkatan Kerja Magang ke Jepang

oleh
Pelatihan bahasa dan budaya Jepang serta fasilitasi untuk penempatan bekerja ke Jepang baik magang ataupun Tokutei Gunou (TG) atau bekerja Migran Indonesia di Aula Makodim 0610/Sumedang, Selasa (9/7/2024)

RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang terus berupaya melakukan penurunan angka pengangguran dengan memfasilitasi angkatan kerja untuk bekerja di luar negeri.

Kepala Bidang Pelatihan Vokasi dan Produktivitas pada Disnakertrans Kabupaten Sumedang, Irma Dewi Agustin mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan seleksi untuk penempatan magang ke Jepang.

Seleksi yang dilakukan kata Irma menyasar pada angkatan kerja yang betul-betul siap dan mempunyai keinginan kuat untuk jauh dari tanah air demi upah kerja yang lebih menjanjikan.

Seleksi untuk pelatihan bahasa dan budaya Jepang untuk penempatan ke jepang baik magang maupun bekerja migran Indonesia.

“Selama dua hari (9-10 Juli 2024), 171 angkatan kerja dilakukan seleksi dan hari pertama sudah dilakukan tes lari di lapangan kemudian tes fisik apakah ada penyakit. Setelah itu tahapan selanjutnya adalah pendidikan dasar psikotes dan terakhir wawancara,” kata Irma kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Selasa (9/7/2024).

Adapun kata Irma, proses seleksi dilaksanakan supaya menghasilkan angkatan kerja yang berkualitas. Terlebih hal ini berkaitan dengan kredibilitas pihak Disnakertrans yang harus mengirimkan angkatan kerja yang terampil ke Jepang.

Selain itu calon tenaga kerja juga menjalani tes kemampuan matematika dasar, penguasaan bahasa Jepang juga psikologi yang nantinya akan disalurkan ke beberapa LPK yang telah bermitra dengan pemerintah.

“Nanti yang lolos akan dilatih 4-6 bulan di masing-masing LPK, kemudian akan diberi kesempatan dites oleh pihak Jepang seperti wawancara untuk job order juga diberikan lagi pemantapan bahasa dan budaya. Kemudian setelah mendapatkan izin tinggal di Jepang, mereka difasilitasi oleh LPK pemberangkatan untuk magang maupun bekerja migran,” terang Irma.

Lebih lanjut sambung Irma, tahapan demi tahapan yang dilakukan oleh Disnakertrans bekerjasama dengan LPK bertujuan untuk mengurangi beban pengangguran terbuka, dengan cara ikut bekerja ke luar negeri.

“Data terakhir, ada sebanyak 47.055 pengangguran yang harus kami fasilitasi. Ketika disini kekurangan kesempatan kerja, maka kami alihkan ke luar negeri. Intinya angkatan kerja Sumedang yang ikut ke Jepang, program ini akan ada setiap tahun dan kami fasilitasi,” katanya. (jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.