RADARSUMEDANG.ID, JATINANGOR – UPTD Dalduk Jatinangor mengadakan lokakarya dengan tema percepatan penurunan angka stunting di wilayah Jatinangor di Aula Kecamatan Jatinangor, Selasa (9/7).
Kepala UPTD Dalduk Jatinangor, Yusuf mengatakan komitmen dan upaya berkelanjutan untuk menurunkan angka stunting di Jatinangor.
“Kami terus berupaya menurunkan angka stunting di Jatinangor melalui berbagai program yang melibatkan masyarakat secara langsung,” ujar Yusuf kepada Radar Sumedang seusai kegiatan.
Ia menambahkan, salah satu program utama yang dipaparkan dalam lokakarya ini adalah Program Kampung Keluarga Berkualitas. Program ini melibatkan Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), dan Bina Keluarga Lansia (BKL) serta kegiatan-kegiatan lainnya yang ada di kampung keluarga berkualitas.
“Selain itu, program ini bersinergi dengan Sekoper Cinta, sebuah inisiatif yang bertujuan memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat,” tambahnya.
Dengan adanya keterlibatan berbagai pihak, kata ia, berharap penurunan angka stunting dapat lebih efektif. “Intinya, kami ingin mengangkat penurunan stunting itu melalui pendampingan dari hulunya, yaitu calon pengantin, ibu hamil, pasca melahirkan, dan baduta. Harapannya, tidak ada lagi kelahiran stunting di masa mendatang,” tambah Yusuf.
Selain itu, lanjut ia, pendekatan holistik ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap penurunan stunting di Jatinangor. “Melalui sinergi berbagai program dan partisipasi aktif masyarakat, kami (UPTD Dalduk Jatinangor) optimis dapat mencapai target yang diinginkan,” tandasnya. (tha)







