RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli, memastikan dirinya telah menyiapkan skenario promosi dan rotasi para Pejabat Struktural di lingkup Pemda Kabupaten Sumedang.
Kepastian itu dikatakan Yudia dalam rangka mengoptimalkan peran perangkat daerah di Kabupaten Sumedang untuk mencapai target-target kinerja Pemerintah Daerah.
Pasalnya penghapusan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting dan pengendalian inflasi menjadi target kinerja Pemda di masa transisi kepemimpinan.
“Kiranya perlu ada ekstra tenaga untuk mewujudkannya sehingga saat ini kita tengah mempersiapkan para pejabat yang tangguh, khususnya untuk posisi Pejabat Tinggi Pratama,” kata Yudia kepada sejumlah awak media, Rabu (10/7/2024).
Kata Yudia, urusan rotasi dan mutasi hendaknya disadari sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan perangkat daerah guna mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan.
“Kita akan utamakan dulu untuk posisi Pejabat Tinggi Pratama. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja demi terwujudnya target visi-misi serta program daerah karena bagian dari tanggung jawab aparatur sebagai penyelenggara negara,” terang Yudia.
Oleh karena itu, dirinya meminta rencana tersebut sejatinya harus dimaknai sebagai upaya menuju kepentingan daerah dan masyarakat secara umum. Terlebih hal ini sejalan dengan semangat pengabdian setiap penyelenggara negara.
Kendati demikian diungkapkan Yudia, tidak menutup kemungkinan akan terjadinya demosi dalam rencana pelantikan tersebut sesuai dengan penerapan sistem merit.
“Tidak menutup kemungkinan terjadi pula demosi, jika pejabat yang bersangkutan menunjukkan penurunan kinerja, tidak profesional dalam bekerja, sehingga mengganggu terhadap pencapaian kinerja pemerintah daerah. Jadi memang promosi dan rotasi dalam sebuah jabatan adalah hal yang lumrah dan harus dihadapi dalam perjalanan karir, dan yang terpenting hal ini seiring dengan sistem merit yang kita terapkan,” ujarnya.
Yudia mengaku sudah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri terkait rencana tersebut.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Kemendagri. Mereka siap membantu proses rotasi, mutasi, maupun demosi pejabat di Kabupaten Sumedang untuk sinergitas, percepatan capaian indikator makro di masa transisi pemerintahan di Kabupaten Sumedang,” ucapnya.
Lebih lanjut sambung Yudia, rotasi dan promosi dalam karir ASN adalah hal yang biasa sebagai bentuk penyesuaian terhadap berbagai perubahan arah kebijakan.
“Ini bagian dari penugasan, penyegaran, memberikan suasana baru, dan tambahan pengetahuan,” tuturnya.
Ia menambahkan, pengisian jabatan dilakukan secara akuntabel dan sesuai dengan kompetensi masing-masing individu.
“Dengan menggunakan sistem manajemen talenta, diharapkan para pejabat dapat berkinerja dengan baik untuk mewujudkan pembangunan Sumedang,” pungkas Yudia. (jim)







